SUNGGUH BERUNTUNG BAGI KAUM YG ASING

SUNGGUH BERUNTUNG BAGI KAUM YG ASING

BAGIKAN

Rasulullah SAW bersabda yang artinya lebih kurang:

 

“Bermula Islam itu dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti awalnya

 

Hadits ini dijadikan oleh Faham faham bathil seperti WAHABI dan pecahannya ,LDII yang wajib berbaiat, mengaku salafi, slogan bebas mazhab untuk melegitimasi fahamnya agar dapat mengelabui orang awam.

Karena Jumlah Wahabi di seluruh dunia sangat sedikit hingga perlu mengelabui  orang2 awam agar mengikuti ajarannya. Padahal asing disini banyak dari sunnah sunnah sayyidina Muhammad saw di akhir zaman ini yang telah mati. Begitu bangkitnya pemuda pemudi muslimin dunia untuk mencintai Sayyidina Muhammad SAW ,datanglah WAHABI2 yang membidahkan yang sunnah,hingga sunnah menjadi asing oleh muslimin sendiri yang belum mengenal sosok Sayyidina Muhammad SAW dan sunnahnya.Jadilah Islam itu asing di mata muslimin dunia,disamping WAHABI yang membuat fitnah disana sini.

 

Contoh Zikir berjamaah yang telah puluhan tahun hampir tak dikenal kaum muslimin yg asik dalam hal keduniawian dibilang bid`ah dan bid`ah sesat sesat di neraka,WAHABI WAHABI lah yang menganggap asing zikir berjamaah karena apa karena ilmunya mentok di perpustakaan. Karena penggunan atsar sahabat ibnu mas`ud yang dinilai lemah Hujjah yang dikemukakan ini, adalah atsar ‘Abdullah bin Mas`ud r.a.. Atsar ini diriwayatkan oleh Imam ad-Daarimi dalam sunannya, jilid 1 halaman 68, dengan sanad dari al-Hakam bin al-Mubarak dari ‘Amr bin Yahya dari ayahnya dari datuknya (Amr bin Salamah). Menurut sebagian muhadditsin, kecacatan atsar ini adalah pada rawinya yang bernama ‘Amr bin Yahya (yakni cucu Amr bin Salamah). Imam Yahya bin Ma`in memandang “riwayat daripadanya tidak mempunyai nilai”.

 

Imam adz-Dzahabi menerangkannya dalam kalangan rawi yang lemah dan tidak diterima riwayatnya, dan Imam al-Haithami menyatakan bahwa dia adalah rawi yang dhoif.

 

Jadi sanad atsar ini mempunyai pertentangan di kalangan muhadditsin, sekalipun dinyatakan shohih oleh al-Albani, padahal ALbani bukan muhaddits, bukan pula AL hujjah, bukan pula ALhafidh, yg bisa dipegang fatwa haditsnya.

Allah berfirman : “DAN SABARKAN DIRIMU UNTUK TETAP BERSAMA ORANG ORANG YG BERDZIKIR DAN BERDOA KEPADA TUHAN MEREKA DI PAGI HARI DAN SORE SEMATA MATA HANYA MENGINGINKAN RIDHA ALLAH, DAN JANGAN KAU PALINGKAN WAJAHMU DARI MEREKA KARENA MENGHENDAKI KEDUNIAWIAN, DAN JANGAN TAATI ORANG ORANG YG KAMI BUAT MEREKA LUPA DARI MENGINGAT KAMI………….” (QSAl Kahfi 28)

 

Berkata Imam Attabari : “Tenangkan dirimu wahai Muhammad bersama sahabat sahabatmu yg duduk berdzikir dan berdoa kepada Allah di pagi hari dan sore hari, mereka dengan bertasbih, tahmid, tahlil, doa doa dan amal amal shalih dengan shalat wajib dan lainnya, yg mereka itu hanya menginginkan ridho Allah swt bukan menginginkan keduniawian” (Tafsir Imam Attabari Juz 15 hal 234)

 

Dari Abdurrahman bin sahl ra, bahwa ayat ini turun sedang Nabi saw sedang di salah satu rumahnya, maka beliau saw keluar dan menemukan sebuah kelompok yg sedang berdzikir kepada Allah swt dari kaum dhuafa, maka beliau saw duduk bersama berkata seraya berkata : Alhamdulillah… yg telah menjadikan pada ummatku yg aku diperintahkan untuk bersabar dan duduk bersama mereka” riwayat Imam Tabrani dan periwayatnya shahih (Majmu’ zawaid Juz 7 hal 21)

 

Sabda Rasulullah saw : “akan tahu nanti dihari kiamat siapakah ahlulkaram (orang orang mulia)”, maka para sahabat bertanya : siapakah mereka wahai rasulullah?, Rasul saw menjawab : :”majelis majelis dzikir di masjid masjid” (Shahih Ibn Hibban hadits no.816)

 

Alhamdulillah mulai bangkitnya pemuda pemudi dalam majelis majelis zikir hingga tak asing buat Para pecinta Sayyidina Muhammad SAW,terkecuali WAHABI 2yang membuat sunnah menjadi asing .

2 KOMENTAR

  1. Syaikh Nazim Ra berkata intinya, orang2 yg asing itu adalah orang2 yang dinilai bid’ah oleh sekelompok yg lain.

    MEreka yang sudak membid’ahkan juga bid’ah, bagaimana tidak. dikamarnya menyalakan komputer, mencari file2 setan untuk menghasut dan membid’ahkan amalan2

  2. sesungguhya jauh dalam hati sanubari kecilnya yang bersih, wahabi itu mengakui kerancuan2 dakwahnya..

TINGGALKAN KOMENTAR