Siklus 100 Tahun Telah Dimulai?

Siklus 100 Tahun Telah Dimulai?

BAGIKAN

APAKAH SIKLUS 100 TAHUNAN SUDAH DIMULAI ?

Siklus 100 Tahun Telah Dimulai
– saat ini di Mesir telah terjadi demo terbesar sepanjang sejarah Mesir yang melibatkan 17 juta orang. Menurut kantor berita BBC ini adalah demo yang meprotes IKHWANUL MUSLIMIN

– demikian juga di Turki telah terjadi demo terbesar sepanjang sejarah yang memprotes keterlibatan pemerintah Turki yang mendukung pemeberntokaan WAHABI

Tahun 1900 merupakan siklus berakhirnya kolonialisme dan imperialisme, negara2 terjajah memerdekakan dirinya, tetapi negara imperialis tidak tinggal diam, mereka membuat membentuk pola penjajahan jenis baru atau Neo Imperialisme dalam suatu agenda yang disebut dengan TATANAN DUNIA BARU (New World Order)

Three Types Of Conquest

History reveals nations can be conquered by the use of one or more of three methods. 1. “The most common is conquest by war”. In time, though, this method usually falls, because the captives hate the captors and rise up and drive them out if they can. Much force is needed to maintain control, making it expensive for the conquering nation.

2. A second method is by religion, where men are convinced they must give their captors part of their earnings as “obedience to God.” Such a captivity is vulnerable to philosophical exposure or by overthrow by armed force, since religion by its nature lacks military force to regain control, once its captives become “disillusioned.”

3. The third method can be called economic conquest. It takes place when nations are placed under “tribute” without the use of visible force or coercion, so that the victims do not realize they have been conquered. “Tribute” is collected from them in the form of “legal” debts and taxes, and they believe they are paying it for their own good, for the good of others, or to protect all from some enemy. Their captors become their “benefactors” and “protectors.” Although this is the slowest to impose, it is often quite long-lasting, as the captives do not see any military force arrayed against them, their religion is left more or less intact, they have freedom to speak and to travel, and they participate in “elections” for their rulers. Without realizing it, they are conquered, and the instruments of their own society are used to transfer their wealth to their captors and make the conquest complete. In 1900 the average American worker paid few taxes and had little debt.

tiga pola diatas masih digunakan hingga sekarang, zionist selalu mensponsori terjadinya perang masal, yang ujung2nya menjadi pola yang ketiga – Their captors become their “benefactors” and “protectors.” -.

Peperangan memerlukan biaya besar, akan terpaksa berhutang dan yang punya duit adalah Yahudi, disinilah Yahudi memainkan perannya, mereka menjadi LINTAH DARAT KELAS DUNIA, dengan POLA RIBA “HALAL”, Yahudi menjadi penguasa negara yg berhutang. Negara yg telah berhutang sampai kiamatpun takan dapat melunasinya, salama hutang belum lunas, negara yang berhutang akan menjadi budak.

Untuk melancarkan strategi ini, awal abad ini zionis telah membentuk berbagai kelompok sempalan Islam. Ini adalah strategi nomor 2 dari three type of conquest di atas untuk tujuan “disillusioned”. Strateginya berbeda dengan pola perang salib, mereka membentuk kader2 pemuda dari agama yang ada (dalam hal ini Islam) dengan kata lain membentuk AGAMA BARU di dalam AGAMA. Adapun taktiknya masih tradisional dan klasik tetapi selalu ampuh yaitu taktik “divide et impera” dengan isu “sektarian”.

Faham agama yg disebarkan oleh kader yahudi baru ini mempunyai kesamaan yaitu menyebarkan sekularisme, menyebarkan kebencian dan permusuhan, anti tasawuf dan thareqat. Tugas utama mereka membesar2kan perbedaan (memunculkan dikotomi, trikotomi dan kotomi2 lainnya), memecah belah, mengadakan pemberontakan terhadap penguasa.

Ada 3 kader utama yg sangat terkenal: Mustafha Kemal Attaturk, Muhammad bin Abdul Wahab, Muhammad Abduh

Mustafha Kemal Attaturk adalah yang paling terang2an menyebarkan sekularisme dan westernisasi. Dengan kampanye Turki Muda (Young Turk), mereka menyebarkan faham “modern” melecehkan SEMUA hal yang berbau Islam dan memeberi stigma negatif kepada semua hal tentang Islam dan membuang semua budaya Arab. Saat Atatturk berkuasa, tulisan resmi diganti dengan huruf Latin. Qur’an dengan hanya boleh terjemahannya saja dalam bahasa Turki huruf Latin. Shalat, adzan dan do’a2 wajib dengan bahasa Turki

Muhammad bin Abdul Wahab diasuh dan dikader oleh Hemper, slogannya memurnikan agama, kembali kepada quran dan sunnah, mereka mengaku sebagai salafi untuk berhadapan dengan khalafi

Muhammad Abduh merupakan anggota freemasonry lodge Paris, mengusung modernisme, pembaharuan (cocok dg agenda new world order)

TINGGALKAN KOMENTAR