Resep Politisi Rasa Nusantara

Resep Politisi Rasa Nusantara

BAGIKAN

LOGO WLML ijo

Ada-ada saja model politisi di republik ini. Berikut ini adalah model politisi dalam sebuah resep sederhana.

1. GARIS TANGAN POLITISI

Bagi Yang percaya dengan Ketentuan ALLAH, SWT.. bahwa nasib manusia itu sudah di gariskan Sang Kholiq tentang Nasib, Rezeky, Jodoh dll, (kalo Iya masak enggak, kalo enggak masak iya (Taqdir merupakan HAL mutlaq) Tingkat Pasrahnya kepada ALLAH, SWT stadium tingkat tinggi,,,,

2. BUAH TANGAN POLITISI

ini perbuatan baik buruk yang dilakukan manusia, berbuat baik akan menerima respon dari masyarakat yang baik pula dan sebaliknya, kalo berbuat tidak baik maka akan menerima hal yang tidak baik pula, walaupun pada dasarnya dalam per-politik-an kita, persoalan Baik dan buruk bisa di bolak balik atau di minimalisir oleh Jasa kalangan SPIRITUAL dan POLITISI, contoh ; Kalangan Spiritual akan melakukan upaya Spiritual kepada seseorang dengan cara-Nya sendiri, misalnya; mendoakan, Me-ruwat bahkan memaksa Klien untuk merubah watak, Watuk dan Wahing dalam ber-amaliyah maupun bertingkah laku, sementara kalangan Politisi akan melakukan banyak cara dengan membikin kandidatnya terkenal seperti ; perang Spanduk, Perang jargon bahkan sampai Perang Isue dilapisan masyarakat bawah dengan cara2 kontra inteljent (bahwa calonNya lah yang terbaik) walaupun tidak jarang kedua duanya juga membolehkan money politik,

3. TANDA TANGAN POLITISI

Sistem Politik di Indonesia menghendaki semuanya berbau administratif, mulai dari awal kompetisi, pertengahan sampai akhir proses berpolitik, Tanda Tangan sang kepala suku sangatlah penting, entah itu Rekomendasi maupun Katabelece sangat di butuhkan, mengingat variable politik kita itu Tanda Tangan adalah sosok sesuatu yang sakti mandraguna

4. CAMPUR TANGAN POLITISI

Campur Tangan Politisi di dalam politik kita sangat mempunyai pengaruh besar, entah itu pengaruh Senioritas dengan alasan Bahasa Distribusi Kader atau Memang di dalam Politik di anggab lebih menjanjikan. Kemudian; mempergunakan Money Politik dengan alasan Realitas politik di Indonesia harus ada sangunya (sogokan) hal inipun cukup menggelikan, sbb ada dua hal yang cukup mengusik pikiran penulis yakni ; money politik menjadi bahasa komunikasi sosial (simbiosys mutualisme) dan money politik dibungkus dengan bahasa uang Shodaqoh atau amaliyah duniawi

5. CUCI TANGAN POLITISI

Begitu kompleknya persoalan bangsa ini , masyarakat berpersepsi bahwa Partai Politik yang dianggab sebagai jembatan untuk menyampaikan aspirasinya dalam menginginkan Hak-nya agar hidup lebih baik, ber-anggapan bahwa Partai Politik semua sama dan semuanya adalah Pengibul, contoh ; ada Partai politik yang lama berkuasa dianggab korup, tetapi masyarakat udah terbiasa dengan partai politik tersebut (entah ini sudah di anggab biasa (masa bodoh), nggak nutut, Jengah atau bosan, ada partai politik yang konon katanya tokoh tokohnya suka minum khomer, tetapi masyarakat masih antusias dengan kekurangannya dan bahkan di anggab sebagai kelebihan (lebih mengerti wong cilik), ada partai politik yang sangat nyantri banget, tetapi toh di penghujung ceritanya kyai kyainya pada di depak, dan ada partai politik yang sangat nyunah banget, bahkan se akan akan Surga hanya Milik Golongannya, ehh,,, kena Prahara sapi dan perempuan jadi kacau semua… !!!

tetapi Fenomena semua itu tidak mengurangi Sportifitas Partai Politik untuk menjadi yang terbaik dan yang paling akomodatif, maka berhati lah hatilah menjadi POLITISI…!!

=== 

 Artikel No.51

FB ; Anne Akhmadin

email ; Aryaxxxx@ymail.com

 

TINGGALKAN KOMENTAR