Pengaruh Teknologi Informasi Bagi Bangsa

Pengaruh Teknologi Informasi Bagi Bangsa

BAGIKAN

*** SIAPA YANG MENGUASAI TEKNOLOGI INFORMASI, DIALAH YANG AKAN MENGENGGAM DUNIA***

Teknologi Informasi adalah hasil sebuah rekayasa akal Manusia untuk lebih mudah menyampaikan informasi yang dimaksud.

Dalam perkembangannya Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan merupakan sebuah alat di dalam mencapai tujuan pedidikan, yaitu mencerdaskan anak bangsa, dimana di dalam pengembangannya terbagi atas beberapa hal, yaitu infrastruktur, SDM dan konten.

Dan yang paling disukai adalah kont6en, bisa melalui drama, layar lebar, ketoprak, ludruk, sinetron, wayang kulit, dll.

Satu contoh adalah Batman yang menampilkan karakter seorang pahlawan yang ihlas berjuang menolong rakyat yang tertindas, keihlasannya itu dibentuk melalui topeng yang ia kenakan setiap aksinya. Dengan kata lain pembuat film tersebut menginginkan di negaranya ada seorang pejuang yang benar2 ihlas demi rakyat.

Sekarang kita cermati film2 india, disamping menonjolkan seni budaya menyanyi dan menari yang has, didalamnya sering dimunculkan lakon seorang bawahan yang berani berkata tidak kepada atasannya, pembuat film seakan ingin menyampaikan pesan “Harus ada seseorang di negri ini yang bertindak sesuai hati nuraninya”.

Berapa besar pengaruh teknologi informasi itu dalam konten konten tersebut bagi Bangsa? saya yakin lambat laun akan muncul tokoh tokoh bangsa seperti yang diinginkan.

Bagaimana dengan konten konten media elektronik Indenesia yang ternyata memilih film anak anak seperti si entong, atau sinetron sinetron perebutan harta, pacar, kemewahan, dan gaya hidup glamaor? Pengaruh teknologi informasi itu akan sangat terasa sekali bagi bangsa , salah satunya adalah muncul tokoh tokoh yang mengorbankan kehormatannya demi jabatan.

Dan saya khawatir dimasa depan akan bermunculan pemuda pemuda yang hanya suka pergi ke dukun/kyai untuk meminta berkah agar naik jabatan, di sayang atasan, penglarisan dagangan, selamat dari hukuman tindak kriminal, lepas dari jerat hukum korupsi dll.

Namun lega rasanya jika kita menyaksikan seorang ‘Ulama yang mampu dan mau juga peduli dengan perkembangan teknologi infotmasi itu, simak kisah berikut:
Pengaruh Teknologi Informasi bagi Bangsa

Perkembangan teknologi membuat Gus Mus – pangilan akrabnya – membaca kitab-kitab kuning tak lagi dengan membawa kitab kuning, tetapi ia memanfaatkan fasilitas komputer tabled buatan Apple. “Kita sangat terbantu dengan teknologi modern ini,” ujar Gus Mus.
Pria kelahiran Rembang tahun 1944 itu juga menjelajahi dunia maya untuk mengetahui perkembangan zaman dan teknologi. Ia membuat akun jejaring sosial, seperti facebook, twitter hingga blog dengan alamat: http://gusmus.net/.

Gus Mus mengaku sudah berkali-kali memamerkan iPad miliknya. Salah satunya ketika mengisi ceramah pengajian di Sumenep, Madura. Dia menunjukkan video Michael Jackson yang “menyanyikan” lagu Madura.

Ternyata, para kiai tersebut tidak tertarik. Para kiai juga protes karena dianggapnya akan menimbulkan ketergantungan dengan teknologi.. Lalu, Gus Mus memperlihatkan hasil download kitab-kitab kuning dari berbagai perpustakaan di penjuru dunia.

“Buka kitabnya gak usah pake tulunjuk jari dengan pelicin ludah, tapi cukup dijawil,” kata suami Siti Fatimah itu.

Sejak itu, para kiai mulai tertarik iPad. Tapi, mereka mengeluh kenapa hurufnya kok kecil. Gus Mus langsung menyahut: “Jawil saja dengan dua jari telunjuk dan ibu jari, hurufnya akan langsung membesar”.

Para kiai langsung terperangah. Sambil guyonan mereka langsung menanyakan harganya.

Menurut Gus Mus, keberadan teknologi terserah pada penggunanya. Ia mencontohkan adanya twitter dan facebook sangat bermanfaat untuk silaturahmi dan belajar dari kicauan orang-orang.
“Mudah mendapatkan pengetahuan dari berbagai sumber,” kata pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin Rembang tersebut, sebagaimana dilaporkan situs tempo.id.

Kini, dengan iPad, Gus Mus selain tak repot membawa segepok kitab kuning, tetapi dia cukup mendownload kitab-kitab kuning. Keuntungan lain, dia juga bias belajar di mana saja.

“Pas jalan macet kita bisa membaca kitab atau baca Al-Qur’an,” katanya. Kini, di mana ada Gus Mus pasti ada iPad yang ditentengnya. (*/dms)

http://m.poskotanews.com/2012/03/02/gus-mus-dakwah-dengan-ipad/?wpmp_switcher=mobile

TINGGALKAN KOMENTAR