Mencintai Keluarga Nabi Sesuai Al Qur’an dan Sunnah

Mencintai Keluarga Nabi Sesuai Al Qur’an dan Sunnah

BAGIKAN

Mencintai Keluarga Nabi Sesuai Al Qur’an dan Sunnah, Tanpa Bid’ah

Siapakah habaib?

Mereka adalah anak cucu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dari keturunan Fathimah dan Ali radhiyallahu anhuma

Berkata Al Allamah Al Imam Abdullah bin Alwi al Haddad

فهم الكثير الطيب المدعو لهم ** من جدهم حين الزفاف الا تعي
بيت النبوة والشهامة والهدى **والعلم في الماضي وفي المتوقع
قوم يغاث بهم اذا حل البلا * * ولدى المساغب كالغيوث الهمع

Merekalah anak cucu yang banyak lagi diberkahi, dari (do’a) datuk mereka shallallahu ‘alaihi wasallam ketika malam pengantin (Fathimah dan Ali). Tidakkah kau tahu itu?

Rumah kenabian, kepandaian dan petunjuk

Tempat (sumber) ilmu baik di masa lalu maupun masa yang akan datang

Merekalah orang-orang tempat meminta pertolongan kepada Allah, bila bencana melanda

Maka pertolongan pun turun laksana hujan yang mengguyur

Telah banyak ayat-ayat Al Qur’an dan hadits yang memerintahkan kita untuk mencintai anak cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

Kisah Hikmah : Abu Sufyan bin Harb mendapat hidayah karena pembelaannya terhadap keluarga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : ” لَطَمَ أَبُو جَهْلٍ فَاطِمَةَ بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَشَكَتْ إِلَى أَبِيهَا ، فَقَالَ : ائْتِي أَبَا سُفْيَانَ ، فَأَتَتْهُ فَأَخْبَرَتْهُ فَأَخَذَ بِيَدِهَا وَقَامَ مَعَهَا حَتَّى وَقَفَ عَلَى أَبِي جَهْلٍ ، وَقَالَ لَهَا : الْطِمِيهِ كَمَا لَطَمَكِ ، فَفَعَلَتْ فَجَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَأَخْبَرَتْهُ فَرَفَعَ يَدَيْهِ ، وَقَالَ : اللَّهُمَّ لا تُنْسِهَا لأَبِي سُفْيَانَ ” ، قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ : مَا شَكَكْتُ أَنْ كَانَ إِسْلامُهُ إِلا لِدَعْوَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari Abdullah bin Abbas berkata,” Pernah Abu Jahal menempeleng Fathimah, putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Fathimah pun mengadu kepada ayahandanya, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Datanglah kepada Abu Sufyan!

Fathimah radhiyallahu anha mendatangi Abu Sufyan (ketika itu masih kafir) dan menceritakan perihal perlakuan kasar Abu Jahal terhadap dirinya

Seketika itu juga, Abu Sufyan bangkit. Diajaknya Fathimah mendatangi Abu Jahal

Begitu sampai di hadapan Abu Jahal, Abu Sufyan berkata : Pukul dia sebagaimana dia telah memukulmu. Fathimah pun memukulnya

(Abu Jahal tak berani berbuat apa-apa sama sekali, karena takut pada Abu Sufyan)

Kemudian Fathimah menceritakan apa yang dialaminya kepada Rasulullah shallallahu  ‘alaihi wasallam

Beliau pun mengangkat tangannya seraya berdo’a : Ya Allah, Jangan Engkau lupakan apa yang telah dilakukan Abu Sufyan ini

Ibn abbas berkata, “Tak kuragukan bahwa Islamnya Abu Sufyan tidak lain adalah karena do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini”

Wallahu a’lam bish showab

Semoga kita senantiasa tegar di atas sunnah, selalu konsisten dalam manhaj salaf dan senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadang ahli bid’ah dholalah. amin

TINGGALKAN KOMENTAR