MEMBAKAR THOGHUT

MEMBAKAR THOGHUT

BAGIKAN

Membakar Thoghut

“Dari mana mbah koq bawa map segala?” tanya Kang Bangkak

“Abis dari Polsek nganter undangan acara pengajian”, kata Mbah Lalar

“Pasti buat acara bid’ahan yaa, mau ngadain maulidan yaa… bersama thoghut lagi… hikhikhik?” sindir Kang Bangkak

Mbah Lalar diem aja, “Lha ente tumben biasanya ngga pernah kelihatan jam segini. Koq Necis pakaiannya, bawa map juga….. emang mau nyari kerja baru?” tanya mbah Lalar

Belum sempat ngejawab, tiba-tiba angin berderu kencang dan map yang dibawa Kang Bangkak kabur berantakan kebawa angin, mbah Lalar pun ikut bantu ngambilin berkas yang berjatuhan

“Mau ke KUA mbah legalisir”, jawab kang Bangkak sambil memunguti kertas yang bertebaran

mbah Lalar kemudian menyerahkan sebuah buku kecil sampul coklat, namun ditarik lagi, sembari merogoh korek gas dan menyalakan api dibawah buku kecil tersebut

“Lho… lho… koq dibakar??? jangan mbah….”

“Ini buku nikah thoghut jadi harus dibakar!!!”

“Jangan mbah… besok saya harus segera ngurus urusan banyak” Kang Bangkak pun memelas wajahnya

“Ya sudah…. nanti malam bakar buku thoghut ini di depan mertuamu!!!” kata mbah Lalar sambil mengembalikan buku tsb.

kang Bangkak melengos sambil memegangi bagian depan celananya yang basah

_____

Pesan Sponsor : Hidup itu bagaikan roda, bilamana terjadi kesamaan karakthir dengan pembaca bisa menghubungi petugas terdekat mbah Zainal Wong Wongan

dan bilamana ada kesalahan cetak buku nikah dapat menghubungi modin/penghulu

2 KOMENTAR

  1. mbha lalar…

    buku nikah thougut saya punya sudah tidak ada lagi kok …. tapi aman aman saja.
    punya mbha lalar masih tersimpan rapi ? kalau ditanyai sama Thogut mbah lalar ngga usah kuatir ..
    Jawab saja siap bos thogut …. masih komplit .

TINGGALKAN KOMENTAR