MATA-MATA INGGRIS DALAM SEJARAH ISLAM (Bag-7)

MATA-MATA INGGRIS DALAM SEJARAH ISLAM (Bag-7)

BAGIKAN

MATA-MATA INGGRIS DALAM SEJARAH  ISLAM (Bag-7)Cerita Sebelumnya

Pada bagian kali ini kita akan membaca bagimana program-program mata mata Inggris dalam sejarah Islam yang akan dijalankan oleh Muhammad bin Abdil Wahab An najdi daalam rangka menghancurkan Islam dan kekuasaan Ottoman serta upaya mengikut sertakan Muhammad Ibn Sa’ud

BAGIAN KE TUJUH

Inilah Pengakuan Mata mata Inggris dalam Sejarah Islam yang menguak tipu daya Setan Nejd, simak rahasia mata mata inggris dalam sejarah Islam pada bag ke 7 berikut:

Dengan mengetahui rahasia negara yang pertama saya ingin untuk segera mengetahui rahasia negara yang ke dua. Akhirnya, pada suatu hari sekretaris memberi penjelasan rahasia negara yang ke dua yang telah ia janjikan tempo dulu. Rahasia ke dua ini termuat dalam sebuah dokumen yang isinya satu rancangan yang terdiri dari lima puluh halaman yang dipersiapkan bagi para pejabat teras atas yang bekerja pada kementrian yang bertugas menghancurkan Islam secara menyeluruh dalam kurun waktu satu abad. Rancangan ini terdiri atas empat belas alinea. Dokumen yang berisikan rancangan jamgka panjang tersebut betul-betul disimpan rapi agar jangan sampai bocor keluar apa lagi jatuh ke tangan muslim. Berikut ini adalah rancangan yang terdiri atas 14 alinea ini:

1.   Kita harus membenuk suatu pendirian aliansi yang baik dan perjanjian yang saling menguntungkan dengan orang Rusia Tsar untuk menginvasi Bukhoro, Tajikistan, Armenia, Khurasan dan tetangganya. Dan lagi genderang kesepakatan itu harus didirikan dengan pemerintahan Rusia agar bisa menginvasi tetangganya, Turki.

2.   Kita menjalin kerja sama yang baik dengan Perancis dalam menghancurkan dunia Islam, baik dari luar maupun dari dalam.

3.   Kita mesti menyuburkan persengkatan yang ada dan pertikaian pemerintahan Turki dan Iran, serta menanamkan fanatik kebangsaan dan kesukuan pada kedua negara tersebut. Selain itu, semua suku bangsa dan negara muslim yang bertetangga harus dibuat agar saling bermusuhan. Keseluruhan sekte-sekte agama, termasuk yang sudah mati dihidupkan lagi dan dipancing untuk saling menyerang satu sama lain.

4.   Bagian bawah dari pemerintahan negara Islam harus diambil alih oleh masyarakat non-muslim. Contohnya, Madinah harus diberikan kepada Yahudi, Alexandria kepada Nasrani, Imarah kepada Saiba, Kermansyah kepada sekte Nusairiyah, yaitu aliran yang mengkultuskan Ali bin Abu Talib, Mousul kepada sekte Yazidis, Teluk Iran kepada Hindus, Kars kepada sekte Alawis, Masqat kepada Khawarij. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah mempersenjatai kelompok-kelompok tersebut, sehingga setiap dari mereka akan menjadi onak dalam tubuh Islam. Wilayah-wilayah mereka harus diperluas sampai kekuasaan, pemerintahan Islam berantakan dan kacau balau.

5.   Sebuah jadwal harus dibuat sedemikian rupa untuk memecah belah Islam dan Pemerintahan Turki Utsmani menjadi negara-negara kecil yang terpisah dari Pemerintahan pusat, yang selalu cekcok satu sama lain.
Contoh kongkrit dari hal ini adalah India saat ini. Dengan teori yang sudah tak asing lagi di telinga kita “Break, and you will dominate, and break, and you will destroy.” (Dengan memecah belah Anda akan bisa menguasai, dan dengan memecah belah juga Anda akan bisa menghancur kan).

6.   Perlu adanya langkah untuk memalsukan pokok-pokok ajaran Islam dengan menyisipkan sekte-sekte ke dalamnya. Kita harus menempuh dan menggunakan cara-cara yang halus, sehingga penyisipan ajaran tersebut benar-benar sesuai dengan nurani dan aspirasi dari orang-orang yang akan kita jadikan sasaran. Kita akan menumbuhkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam aliran Syi’ah:

(1) sekte yang mengagungkan Husain
(2) sekte yang mengagungkan Syaikh Ja’far Shadiq
(3) sekte yang mengagungkan Imam Mahdi
(4) sekte yang mengagungkan Ali Ridha.

Yang pertama sesuai untuk Karbala, yang ke dua untuk Isfahan, yang ketiga cocok untuk Sammarah, sedang yang ke empat sesuai untuk Khurasan. Dalam waktu yang sama juga kita harus membikin keberadaan empat madzhab yang ada menjadi sekte-sekte yang berdiri sendiri bukan dalam satu naungan Sunni. Setelah ini semua bisa terlaksana, kita mendirikan satu sekte baru dalam Islam di Najd, dan kita kemudian menghasut sekte-sekte yang ada tersebut agar terjadi kerusuhan berdarah di antara mereka. Kita selanjutnya menghapus keberadaan literatur-literatur milik empat mazhab tersebut, sehingga setiap sekte dari sekte-sekte yang ada menganggap bahwa dirinyalah satu-satunya kelompok Islam yang benar dan memandang serta menganggap sekte lain sebagai ahli bidah yang boleh dibunuh.

7.   Tanamkan kebiasaan yang bisa menimbulkan kejahatan dan kebencian, seperti kemesuman, homoseksual, alkohol, dan judi, semua ini harus disebarkan di tengah-tengah umat Islam. Non muslim yang tinggal di negara-negara muslim bisa dipekerjakan untuk membantu merealisasi tujuan ini.

8.   Kita harus mengerahkan segala daya upaya untuk melatih dan mendidik para pmimpim yang tegas dan komandan militer yang kejam di wilayah kekuasaan Islam, dan menjadika mereka berkuasa, sehingga dengan begitu akan mengabaikan hukum syari’ah. Kita meletakkan mereka pada posisi di mana mereka akan tmduk terhadap apa yang diperintahkan Kementerian Persemakmuran dan sebaliknya apa yang mereke tunut sudah sepantasnya dipenuhi oleh Kementrian. Melalui mereka kita harus bisa memaksakan kehendak kita kepada orang Islam dengan menggunakan para pejabat penegak hukum. Kita harus menciptakan gaya hidup dalam masyarakat. Yaitu semacam kegiatan badah yang keluar dari ajaran Islam yang sebenarnya, sebagai langkah mundur praktek keagamaan mereka. Kita jebak mereka agar memasuki kedalam pemilihan pemimpin yang kandidatnya berasal dari non muslim. Untuk mencapai tujuan ini, kita harus menyamarkan sejumlah intel sebagai Ulama dan meletakkan mereka menduduki posisi pemerintahan yang memungkinkan mereke bisa melaksanakan planing-planing kita.

9.   Lakukanlah sebisa mungkin untuk mencegah mereka mempelajari Bahasa Arab. Masyarakat bahasa-bahasa selain Arab seperti Parsi, Kurdi, dan Pashto. Populerkan bahasa-bahasa tersebut di negara-negara Arab dan dialek-dialek lokal yang ada untuk menghapus keberadaan literatur dan sastra Arab yang menjadi bahasa Al-Qur’an dan Hadits.

10. Tempatkan orang-orang kita untuk duduk di sekitar pejabat-pejabat pemerintahan. Kita nanti secara berangsur-angsur bisa mendudukkan mereka menjadi sekretaris pejabat negara tersebut dan melalui mereka kita bisa melaksanakan apa yang menjadi program kementrian kita. Cara termudah dalam hal ini adalah dengan siasat perdagangan budak. Pertama-tama kita harus memberikan latihan yang cukup terhadap mata-mata yang akan dikirim yang disamarkan sebagai para budak dan para gundik. Kemudia kita menjual mereka itu kepada keluarga-keluarga terdekat para pejabat pemerintahan. Contohnya kepada anak-anak mereka, isteri-isteri mereka, orang-orang yang disukai para pejabat dan orang-orang yang terpandang. Budak-budak ini setelah kita jual kepada mereka, akan secara perlahan mendekati para pejabat negara. Dengan adanya mereka menjadi ibu-ibu yang mengasuh dan mengajari anak-anak mereka, benar-benar akan bisa mengepung para pejabat muslim seperti gelang yang sudah terpasang di pergelangan tangan.

11. Areal lapangan para missionaris harus diperluas sehingga bisa menembus sampai ke seluruh tingkatan kelas atas, menengah maupun kelas bawah dan ke seluruh departeman, khususnya kedokteran, permesinan dan media massa. Kita harus membuka pusat-pusat propaganda dan penerbitan di bawah lindungan nama gereja, sekolah, rumah sakit, perpustakaan dan lembaga-lembaga sosial di negara-negara Islam dan menyebarluaskan mereka ke seluruh penjuru. Kita mesti mendistribusikan sejumlah bukti tentang agama Kristen secara cuma-cuma. Kita harus menerbitkan sejarah tentang agama Kristen dan hukum-hukum kenegaraan di samping sejarah Islam. Kita harus harus menyamarkan mata-mata kita sebagai pastur dan biarawati yang ada. Kita angkat mereka semua menjadi pimpinan-pimpinan pergerakan nasrani. Orang ini pada saat yang bersamaan punya tugas mendeteksi seluruh pergerakan dan kecenderungan perubahan yang terjadi pada dunia Islam. Kita harus membentuk satu pasukan dari orang-orang asrani di bawah naungan embel-embel nama  Profesor, Ahli science. Peneliti, yang akan membelokkan dan memutar balikkan sejarah Islam, mempelajari yang sebenar cara hidup orang Islam, akhlaq dan prinsip-prinsip agama yang mereka pegangi dan kemudian membumi hanguskan keseluruhan buku-buku penting mereka serta membasmi pengajaran Islam.

12. Kita harus membuat bimbang dan bingung otak-otak generasi muda Islam dan membangun keraguan pada mereka tentang Islam. Kita harus benar-benar bisa menguliti moral yang Islami dari badan mereka lewat sekolah, buku-buku, majalah-majalah. Dan dalam hal ini, intel yang melasanakan tugas berat ini harus benar-benar terlatih dengan matang. Adalah suatu prasarat dalam membuka kegiatan bawah tanah untuk mendidik dan melatih warga Yahudi, Nasrani dan generasi muda non muslim lainnya, dan menjadikan mereka sebagai umpan pemikat untuk menjebak generasi muda Islam.

13. Tindakan provokasi harus diambil untuk memancing timbulnya perang sipil dan pemberontakan. Orang Islam dibuat sedemikian rupa agar saling berperang, menyerang satu sama lain, bahkan terhadap non muslim lainnya, agar energi mereka benar-benar terkuas, terbuang sia-sia sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk bisa mengadakan perbaikan dan rekonsiliasi. Kondisi mental dinamis serta sumber finansial harus dibinasakan. Prasarana dan segala sesuatu yang bisa meremajakan dan mengaktifkan mereka kembali harus dijauhkan. Ketentraman yang ada pada mereka harus diubah menjadi terror dan anarkhi.

14. Perekonomian mereka harus benar-benar diruntuhkan sama sekali. Sumber pemasukan utama dan areal pertanian harus dirusak. Jaringan irigasi yang mengairi areal pertanian dan kanal harus dihancurkan dan bila mungkin sungai dibikin kering. Orang-orang harus dibuat enggan dalam melaksanakan shalat dan bekerja. Kemalasan harus dimasyarakatkan. Lokasi tempat bermain harus dibuka bagi orang-orang yang malas. Narkotik dan alkohol harus dijadikan makanan sehari-hari mereka. (1)(1) Dalam alenia ini keterangan dilengkapi dengan peta gambar dan grafik.
Saya sangat berterima kasih atas diberinya salinan dokumen rahasia negara tersebut.

Setelah selama satu bulan tinggal di London, saya menerima sebuah pesan dari Mentri Persemakmuran yang menyuruh saya agar balik ke Iraq untuk kembali melihat Muhammad Annajd. Saat saya berpamitan untuk berangkat melaksanakan misi saya, sekretaris berpesan , “Jangan sembrono terhadap Muhammad Annajd! Sebagaimana diketahui dari lapotan yang dikirim secara berantai oleh mata-mata kita sampai sekarang, Muhammad Annajd adalah sebuah sosok pribadi yang sangat tepat untuk merealisir tujuan kita”.
“Katakan secara terus terang kepadanya. Intel kita telah berbicara panjang dengan dia dan mengatakan secara blak-blakan di Isfahan. Muhannnad Annajd bisa menerima sejumlah draft persetujuan yang kita inginkan. Dia menyepakati draft tersebut dengan mengajukan prasyarat bahwa dia harus disokong dengan biaya yang memadai dan persenjataan yang melindungi dia dari ancaman masyarakat dan pemuka Islam yang berniat mau menyerang dia karena peluncuran gagasan-gagasan dan pandangannya yang independen terhadap Islam. Sebuah kerajaan nantinya akan didirikan kendati dalam kala kecil di negerinya. Mentri Persemakmuran bisa menerima apa yang dia ajukan sebagai prasasti!
Mentri Persemakmuran telah menemukan program yang tepat yang harus dilaksanakan berkenaan dengan Muhammad Annajd. Program-program itu sebagai berikut.

1.   Dia akan mengumumkan bahwa semua orang Islam yang tidak mengikuti alirannya adalah kafir , yang halal darahnya dan boleh harta bendanya diambil, serta hak kemerdekaannya dihilangkan. Yang laki-laki dijadikan budak yang bisa dijual di pasar budak, sedang yang perempuan bisa dijadikan jariyah.

2.   Dia akan mengeluarkan statemen bahwa Ka’bah adalah berhala dan karena itu harus dihacurkan. Untuk menghapus pelaksanaan ibadh haji, dia akan memprovokasi sejumlah suku untuk menyerang dan menjarah barang milik jamaah muslim yang akan melakukan ibadah haji dan membunuh mereka.

3.   Dia akan berusaha keras menghasut rakyat untuk tidak mengindahkan, tidak mentaati khalifah. Dia akan memancing mereka agar melawan pemerintah pusat. Untuk tujuan ini dia akan mempersiapkan sejumlah pasukan bersenjata. Dia akan menggunakan setiap kesempatan untuk menyebarluaskan satu keyakinan bahwa perlunya tindakan diambil untuk melawan Ulama terkemuka Hijaz.

4.   Dia akan mengeluarkan pernyataan bahwa bangunan besar di atas makam, menaranya, dan tempat-tempat keramat di wilayah kekuasaan Islam termasuk hal yang mengacu kepada tindakan yang menyebabkan seseorang musyrik, dan karena itu keberadaan bangunan-bangunan tersebut harus dihancurkan. Dia akan melakukan yang terbaik untuk menciptakan setiap kesempatan untuk memojokkan posisi Nabi Muhammad, Khalifah penggantinya dan para Ulama mazhad terkemuka.

5.   Dia akan melakukan dengan sepenuh hati untuk mengadakan pemberontakan, demonstrasi dan perbuatan yang mengarah anarkhi di wilayah kekuasaan Islam.

6.   Dia akan mencoba untuk menerbitkan salinan Qur’an yang telah sebagiannya disisipi, ditambahi dan penghilangan sebagian ayat, sebagaimana yang akan juga dilakukan terhadap keberadaan hadits.

Setelah menerangkan enam pharagrap di atas, sekretaris menambahkan pesan, “Jangan panik dengan
program yang terlihat sangat kontroversi ini. Karena bagaimanapun tujuan kita adalah menghancurkan kekuatan Islam. Nanti ada generasi di belakang kita yang akan menyempurnakan tugas ini. Pemerintahan Inggris telah mendirikan suatu kebiasaan untuk menjadi orang yang sabar dan maju selangkah demi selangkah. Bukankah Nabi Muhammad tokoh revolusioner yang hebat, yang besar itu juga seorang manusia biasa? Dan dalam hal ini Muhamad Annajd mengambil pelajaran dari sejarah Islam dan berjanji akan mclakukan sebuah revolusi seperti yang dilakukan Nabi Muhammad.”
Kemudian saya minta permisi kepada Mentri persemakmuran dan sekretaris dan mengucapkan salam perpisahan kepada keluarga, teman, dan lalu berangkat menuju Basrah. Saat itu anak saya berpesan, “Cepat pulang, ya, Pa!” Air mata saya meleleh. Saya tidak bisa menyembunyikan kesedihan saya. Setelah melalui perjalanan yang cukup melelahkan ini, akhirnya, aku sampai di Basrah pada malam hari. Saya langsung menuju rumah Abdur Ridha. Saat itu dia sedang tidur. Ketika bangun dan melihat saya, dia sangat
senang. Dia menyambut kedatangan saya dengan sambutan yang hangat dan ramah. Saya tinggal semalam di sana. Pagi harinya ia berkata kepada saya, “Muhammad Annajd meningalkan sebuah surat untuk kamu. Ini suratnya.” Saya buka surat tersebut. Dia menulis dalam surat itu bahwa dia saat ini lagi pulang kampung ke Najd, dan dia meninggalkan alamatnya. Saat itu juga saya berangkat ke Najd. Setelah melakukan perjalanan cukup panjang, akhirnya saya sampai di sana juga. Saya menemukan Muhammad Annajd di rumahnya dalam kondisi cukup kritis. Dia banyak kehilangan berat badan. Dalam kondisi seperti itu, saya tidak mengatakan apa-apa tentang diri saya. Berikutnya saya mengetahui bahwa dia saat itu baru saja menikah.
Sudah tercapai kesepakatan di antara kami agar saya diperkenalkan kepada orang lain sebagai budaknya, yang baru saja pulang dari suatu tempat.
Saya tinggal bersama Muhammad Annajd selama dua tahun. Kami membuat suatu program untuk meluncurkan gagasannya. Akhirnya, saya mengumumkan deklarasi aliran yang baru dalam dunia Islam pada tahun 1143 Hijriyah (1730 Masehi). Dengan jalan mengumpulkan penduduk di sekitar lingkungan dia sendiri. Dia mulai mendapat pendukung untuk menyebarkan dakwahnya secara sembunyi-sembunyi terhadap orang-orang yang akrab dan dekat dengan dia. Hari demi hari, cakupan dakwahnya semakin luas. Untuk memastikan agar dakwahnya bisa berjalan lancar, saya membentuk suatu badan yang bertugas sebagai Body guard untuk melindungi dia dari tindakan orang-orang yang tidak setuju dengan apa yang dilakukan Muhammad Annajd. Saya memberikan berapa saja uang yang mereka minta. Kapan saja ada musuh yang ingin menyerang perjalanan aktivitas Muhammad Annajd, saya selalu memberi semangat dan membesarkan hati para body guard tersebut. Seiring dengan dakwahnya yang semakin menyebar dan meluas, jumlah lawan-lawannya semakin bertambah. Kadang-kadang dia ingin menghentikan ajakannya, dakwahnya, khususnya ketika membanjirnya serangan dan intimidasi yang diarahkan ke padanya. Saya tidak tidak pernah meninggalkan dia sendirian, sebaliknya selalu memberi dorongan moral kepadanya. Saya memberi sedia semangat dia dengan mengatakan, “Nabi Muhammad jauh banyak mengalami penderitaan dari pada apa yang sejauh ini anda rasakan. Anda tahu, inilah jalan menuju kemenangan. Sebagaimana tokoh revolusioner lainnya, Anda tentu harus mengalami banyak kesulitan!”
Para musuh menyerang setiap saat. Saya oleh karena itu, mengambil orang bayaran untuk memata-matai lawan-lawan Muhammad Annajd. Kapan saja musuh-musuhnya mengganggu dia orang tadi melaporkan kepada saya dan saya menetralisir gangguan tersebut. Pernah suatu ketika saya dilapori akan ada musuh yang ingin menghabisi Muhammad Annajd. Saya dengan segera mengambil tindakan pencegahan untuk menggagalkan persiapan mereka. Kapan saja orang di sekitar Muhammad Annajd mendengar rencana makar para musuh, mereka segera bergegas mengatasi atau menggagalkan rencana makar, tidak segan-segan bertindak lebih jauh. Mereka akhirnya masuk ke dalam perangkap yang mereka pasang sendiri.
Muhammad Annajd berjanji akan melaksanakan enam draft program dengan memberi satu catatan, “Untuk sementara waktu saya hanya bisa melaksanakan dari sebagian draft yang ada.” Dia bagaimanapun benar dalam hal ini. Tidak mungkin baginya untuk melaksanakan keseluruhan program tersebut.
Saya mendapatinya tidak mungkin untuk melakukan penghancuran Ka’bah. Dan dia juga tidak mau merealisasi satu gagasan untuk mengumumkan bahwa Ka’bah itu berhala. Selain itu dia menolak dengan tegas untuk menerbitkan salinan Al-Qur’an yang mengalami perubahan atau intervensi tangan manusia. Yang paling dia takuti dalam hal ini adalah reaksi yang akan muncul dari Syarif Imam Masjidil Haram di Mekah dan pemerintah Istambul. Dia mengatakan kepada saya, “Jika saja kita melakukan 2 naskah ini, dipastikan kita akan diserang oleh pasukan Istambul yang bersenjata lengkap. Saya bisa memahami alasannya. Karena dia benar. Situasi dan kondisi sama sekali tidak mendukung.
Beberapa tahun berikutnya, Mentri Persemakmuran berusaha keras untuk membujuk Muhammad bin Su’ud, gubemur Dir’iyyah, untuk bergabung dengan jalur aliran agama yang kami jalani. Kementrian Persemakmuran mengirim kepada saya sebuah utusan yang memberitahu tentang hal ini dan yang akan membentuk suatu hubungan kerja sama yang saling menguntungkan di antara dua Muhammad, yaitu Muhammad Annajd dan Muhammad bin Su’ud. Untuk bisa memperoleh kepercayaan, dan dukungan dari masyarakat muslim, kami menempatkan Muhammad Annajd sebagai kekuatan secara moral dan Muhammad bin Su’ud dari sisi politik. Merupakan fakta sejarah bahwa suatu negara yang didirikan atas dasar agama bisa hidup lama dan lebih kuat serta lebih stabil.
Akhirnya, kami dalam tahap-tahap berikutnya semakin menjadi kuat dan mengakar. Kami menjadikan Dir’iyyah sebagai ibukota negara dan memberikan nama terhadap aliran baru tersebut Wahhabi. Kementrian Persemakmuran mendukung dan memperkuat pemerintahan Wahhabi lewat jalan belakang. Dalam pemerintahan baru Inggris melibatkan sekitar sebelas ahli dari pemerintahnya. Mereka sudah terbiasa berbahasa Arab dan sudah terlatih melakukan perang di gurun pasir Mereka semua bersembunyi di balik nama budak. Kami mempercepat program-program kami dengan menjalin kerja sama bersama pemerintah. Kedua Muhammad telah setuju jalan yang saya tunjukkan. Kapan saja kami tidak
menerima perintah dari Kementrian Persemakmuran, sedang kami punya suatu persoalan, maka kami mengambil keputusan sendiri.
Kami semua menikahi wanita-wanita dari berbagai suku. Kami sangat senang dan merasakan bahagia atas  sikap setia yang ditunjukkan wanita Islam kepada suaminya. Sehingga dengan dernikian kami telah bisa menjalin hubungan dengan suku-suku tersebut. Segala sesuatunya lancar. Iklim aktivitas kami semakin hari semakin baik. Asal saja segaala sesuatunya sesuai dengan rencana, kami akan bisa menikmati apa yang telah kami tanam. Kami telah melakukan apa saja yang perlu dilakukan setelah menabur benih untuk kemudian nanti kami petik.

***

Betapa dahsyat dan sistematisnya mata mata inggris dalam sejarah Islam ini, betapapun promosi sesama Islam adalah saling bersaudara, tetapi mata mata inggris dalam sejarah islam ini telah mampu memporak pondakan kerukunan ummat islam di seantero jazirah arab.

Mata mata Inggris dalam sejarah Islam ini bukanlah issu yang berkembang atas dasar kebenccian Islam dan politik dibelakangnya.

(Bersambung)

TINGGALKAN KOMENTAR