Lagi, Salafi Tidak Hadir Dalam Debat

Lagi, Salafi Tidak Hadir Dalam Debat

BAGIKAN

Kisah Nyata : Manhaj Salaf Dalam Kemunafikan

Suasana Gedung Sentral Grosir Cikarang. (tempat rencana pertemuan)


SALAFI – WAHABI INGKAR JANJI

Bermula pada hari Jum’at, 3 Agustus 2012. di sebuah kiriman group 1.000.000 Orang Menolak Wahabi Di Indonesia.

Ada sebuah akun bernama ” Thaifah Manshurah ” yang bernama asli Abdul Zikri. menurut keterangan telesandi tim KPW. beliau adalah Ustad Salafi Wahabi di daerahnya.

Beliau memfosting mengenai ” Sejarah Peringatan maulid Nabi “. walaupun sudah di jelaskan oleh 2 Ulama yaitu Kiayi Abdullah Afif dan Habib Mumu. Si Ustad tetap kekeh dengan kekeliruannya.

Merasa geram akun yang bernama ” Nur El Imam “, secara spontan menantang si Ustad untuk bermudzakaroh secara langsung berhadapan face to face. Dengan spontan pula beliau menyetujuinya. ” Baik, kita ketemuan di SGC…”. Jawab Thaifah dengan tegas.

Bahkan waktu dan tempat beliau lah yang menentukan. Awalnya Senin, 6 Agustus 2012, tapi atas pertimbangan lain rencana pertemuan menjadi:

Minggu, 5 Agustus 2012.

Pukul : 14.00 WIBC

Tempat : Mushola SGC

* semua si ust. salafi yang menentukan.

Pada Sabtu malam, Nur El Imam mencoba inbox Thaifah untuk menanyakan nomor HP beliau. Agar mudah janjiannya. Tapi dari sinilah gelagat tidak baik mulai terlihat. Si Ustad sudah mulai ingkar. berikut Copasannya:
======================================

THAIFAH MANSHUROH

Pilih pesan untuk diteruskan.

Pilih pesan untuk dihapus.

Hapus Semua



  • Sabtu

    Nur El Imam

  • assalamualaikum..
    minta no tlpnya donk kang..


  • Sabtu

    Thaifah Manshuroh

  • Wa’alaikum salam no anda dulu


  • Sabtu

    Nur El Imam

  • 088808742019
    ente brp?


  • Sabtu

    Nur El Imam

  • mana nmor ente?
    Mau curang?
    Yaudh gpp..Ane udah tau ko rumah ente.
    Ente tetangganya yusuf rifa’i albatawi kan.?

    =====================================

    Gelagat tidak baik semakin nyata, setelah keesokan harinya pada minggu pagi (6/08/12), beliau mem blokir akun Nur El Imam dari facebooknya.

    awalnya Nur pun sudah enggan untuk datang ke SGC, akan tetapi karena kadung sudah berjanji. Nur tidak mau menjadi orang munafik yang ingkar janji. dan seorang pengecut yang tidak berani mempertanggungjawabkan ucapannya. Akhirnya nur pun berangkat.

    Jam 14.00 tepat, Nur tiba di SGC. 14.05 Nur sampai di Musholah….lalu apa yang terjadi…?

    sampai ba’da ashar pukul 16.00, Abdul Zikri (Nama Asli Thaifah) tak kunjung datang.

    Suasana Musholah SGC

       

     

    Sambil nunggu njepret dulu ah 😀

     

       
     

    16.30 akhirnya Nur bersama Yusuf Rifa’i menuju ke salah satu rumah rekannya di Cikarang Jati. kebetulan berdekatan dengan Rumah Thaifah. Sambil menunggu saatnya berbuka, mereka pun memikirkan cara untuk langkah selanjutnya.

    Akhirnya Ba’da Tarawih Nur El Imam dan Yusuf Rifa’i memutuskan untuk mendatangi tempat Thaifah biasa nongkrong (Ust Salafy hobi nongkrong…hehehe).

    Namun apa mau dikata, lagi-lagi sang Thaifah tidak dapat ditemui. Sempat mereka berdua Mondar-Mandir didepan rumah Thaifah, tapi yang ada cuma bapaknya. mereka berdua merasa sungkan apabila harus menyambangi rumah Abdul zikri (Thaifah).

    Nur El Imam dan Yusuf Rifa’i harus pulang dengan tangan hampa.

    *********

    Walaupun pulang dengan tangan Hampa, Nur El Imam dan Yusuf Rifa’i membuktikan bahwasannya Kaum ASWAJA bukan hanya besar mulut di dunia maya. tapi juga bernyali besar didunia nyata.

    dan kata yang paling tepat untuk Salafy Wahabi… Al Kadzab dan Munafiq.

    Wallohu a’lam.

     

    Sumber http://nuurussunnah.blogspot.com/2012/08/kisah-nyata-manhaj-salaf-dalam.html

TINGGALKAN KOMENTAR