Ilmu Syar’i

Ilmu Syar’i

BAGIKAN

Assalamu ‘alaikum…………

Wa ‘alaikum salam wr wb, siang2 begini pake jubah mau kemana kang?

 

Al Hamdulillah, sekarang ana bisa istiqomah mengikuti dauroh tiap hari isnain Mbah, jawab Kang Bangkak dengan wajah penuh ceria….

 

Oooow……

 

Kok malah ngowoh sieh Mbah, gak bilang Al Hamdulillah?

 

Oh, yayayaya, dalam dauroh itu apa saja kegiatannya Kang? Mbah Lalar mencoba mengalihkan pembicaraan.

 

Wah banyak Mbah, pokoknya ilmu2 yang syar,i dipelajari semua, tertarik? Kang Bangkak mulai merayu….

 

Ilmu Syar,ie itu seperti apa? Mbah Lalar kembali bertanya.

 

Masyaallah, jadi Mbah ini belum bisa membedakan antara ilmu syar,i dan ilmu bid’ah ya? ejek kang Bangkak.

 

Ya, makanya saya nanya, Mbah Lalar tetep saja santai….

 

Gini Mbah, ana sekarang ini lagi intens memperbaiki bacaan Al Quran ana, disana ana diberi pelajaran tentang pendek panjangnya bacaan, ada Ikhfa, ada Idghom, ada Iqlab, dan semua itu cara bacanya harus sesuai Mbah, jwb Kang BAngkak Bangga.

 

oooh, istilah2 apa itu? kok ada idghom, ikhfa, iqlab? ada dalilnya gak? Mbah Lalar menggoda….

 

Kang Bangkak tiba2 diam…….

 

maksud saya apakah istilah2 seperti itu ada dalam kitab2 hadits? desak Mbah Lalar.

 

Sepertinya gak ada Mbah, jwb Kang Bangkak pelan, terlihat keraguan mulai menguasai wajahnya.

 

Katanya mempelajari Ilmu Syar,ie? kok gak ada dalilnya?

 

kang Bangkak mulai limbung, jatuh terjongkok, kepalanya mendongak menatap Mbah Lalar, Mbah Ana kok jadi bingung………….

 

janganb2 yang kamu pelajari itu malah ilmu fiktif Kang, buktinya gak ada dalilnya tuh!!!!!!! Mbah Lalar semakin mengeluatkan jurus Maboknya.

TINGGALKAN KOMENTAR