HIPERTENSI DAN SEPUTARNYA

HIPERTENSI DAN SEPUTARNYA

BAGIKAN

Aisha

Hari kesehatan dunia jatuh pada tanggal 7 April dan tema tahun ini adalah:Hipertensi.

hipertensiHipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakitumum yang diderita usia tua. Tekanan darahberupa kekuatan darah yang menekan dinding arteri. Ketika tekananterlalu tinggi akan menimbulkan beban kerja jantung dan dapatmenyebabkan kerusakan serius pada arteri.

 

Hipertensi dianggap pembunuh diam-diam karena sukatidak ada gejala, bahkan satu dari 5 penderita tidak menyadari.Normalnya, tekanan darah berkisar 120/80 atau 110/75, dan jika lebihtinggi dari itu terus menerus, misalnya diatas 139 untuk sistolik dan89 diastolik, itu pertanda hipertensi. Faktor yang benar-benarmendasari masih belum ditemukan. Jumlah atas (sistolik) menunjukkantekanan saat jantung berdetak. Jumlah yang lebih rendah (diastolik)mengukur tekanan saat istirahat antara detak jantung dan ketikajantung mengisi ulang darah. Jika sudah mengalami gejalakrisis hipertensi yaitu sakit kepala parah,kecemasan, mimisan, dan perasaan sesak napas, cepat-cepat pergi kedokter.

 

Usia menjadi faktor. Ketika seorang lelaki berusia diatas 45 tahun,tekanan darahnya lebih cepat naik dibanding wanita. Dan wanita lebihterkena hipertensi ketika usia 65 tahun ke atas. Seorang penderitadiabetes juga cenderung 60% terkena hipertensi.

 

Apa yang mempengaruhi kenaikan tekanan darah kita?

 

    1. Natrium, komponen utama garam, dapat meningkatkan tekanan darah yang menyebabkan tubuh menahan cairan dan meberi beban lebih besar pada jantung. The American Heart Association merekomendasikan makan kurang dari 1.500 miligram natrium per hari atau sekitar 3/4 sendokteh. Makanan olahan memberikan kontribusi hingga 75% dari asupan natrium.

 

   2.  Stress.

Stress mempengaruhi tekanan pada jantung dan berkorelasi dengan hipertensi. Stres dapat menyebabkan kebiasaan tidak sehat lainnya, seperti pola makan yang buruk, penggunaan alkohol, merokok, yang dapat berkontribusi terhadap hipertensi dan penyakit jantung.

 

    3. Kelebihan berat badan.

Berat badan turun 5 kilo dapat mempengaruhi penurunan tekanan darah.

 

    4.Sering minum alkohol.

American heart association hanya membatasi dua gelas/hari untuk pria dan satu gelas/hari untuk wanita.

 

    5Banyak konsumsi kafein.

Kafein bikin bersemangat, tapi juga bikin tekanan darah naik, walau sementara. American Heart Association menyarankan minum cukup 1-2 cangkir kopi sehari.

 

   6. Hipertensi gestasional, yaitu hipertensi yang terjadi karena kehamilan. Jika tidak diobati, akan menyebabkan preeklamsia yang membahayakan ibu dan bayi. Kondisi ini dapat membatasi aliran darah dan oksigen ke bayi dan dapat mempengaruhi ginjal ibu dan otak. Setelah bayi lahir, tekanan darah ibu biasanya kembali normal.

 

  7.  Obat.

Obat flu yang mengandung dekongestan, penghilang rasa sakit NSAIDs, steroid, pil KB, pil diet dan beberapa anti depresan dapat meniangkatkan tekanan darah.

 

    8. Darah tinggi dadakan. Terutama bagi orang yang mudah gugup.

 

Tips perawatan penderita hipertensi:

 

   a. Melakukan pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

Makan lebih banyak buah, sayuran, gandum atau yang mengandung gandum, susu rendah lemak, ikan, unggas, dan kacang-kacangan. Makan lebih sedikit daging merah, lemak jenuh, dan permen. Mengurangi garam dalam diet memiliki dampak yang signifikan.

 

   b. Olahraga.

Olahraga minimal 2x/minggu atau sekitar 150 menit/minggu dengan intensitas sedang (berkebun, jalan kaki sedang, bersepeda, dll)dapat membantu mengontrol tekanan darah.

 

   c. Minum obat diuretik.

Fungsi untuk membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium dan air untuk menurunkan tekanan darah. Beberapa diuretik dapat menguras potasium tubuh, menyebabkan kelemahan otot, kram kaki, dan kelelahan. Beberapa dapat meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Disfungsi ereksi merupakan efek samping yang kurang umum.

 

   d. Obat beta blocker.

Beta-blocker bekerja dengan memperlambat denyut jantung, yang juga digunakan untuk mengobati kondisi jantung lainnya, seperti denyut jantung abnormal (aritmia). Efek samping dapat termasuk insomnia, pusing, kelelahan, tangan dan kaki dingin, dan disfungsi ereksi.

 

    e. Inhibitor ACE.

Inhibitor ACE mengurangi pasokan angiotensin II tubuh – zat yang membuat pembuluh darah berkontraksi dan menyempit. Hasilnya adalah arteri lebih santai, terbuka (melebar), serta menurunkan tekanan darah. Efek samping dapat termasuk batuk kering, ruam kulit, atau pusing, dan tingkat kalium tinggi.

 

   f.  ARB.

ARB dapat menurunkan tekanan darah, tetapi obat ini memakan waktu beberapa minggu agar bekerja efektif. Kemungkinan efek samping termasuk pusing, kram otot, insomnia, dan tingkat kalium tinggi.

 

    g. Calsium Channel Blocker.

Calcium channel blockers memperlambat pergerakan kalsium ke dalam sel-sel dari jantung dan pembuluh darah. Karena kalsium menyebabkan kontraksi jantung kuat, obat-obat ini mengurangi kontraksi jantung dan mengendurkan pembuluh darah. Efek samping dapat menyebabkan pusing, jantung berdebar-debar, pembengkakan pergelangan kaki, dan sembelit. Dapat diminum bersama dengan makanan dan susu dan hindari dengan jus jeruk dan alkohol.

 

    h. Obat jenis lain.

Obat lain yang mengendurkan pembuluh darah termasuk vasodilator, alpha blockers, dan agonis pusat. Efek samping bisa termasuk pusing, jantung berdetak cepat atau berdebar-debar, sakit kepala, atau diare.

 

   i. Terapi pelengkap.

Meditasi dapat menempatkan tubuh ke keadaan istirahat yang mendalam, yang dapat menurunkan tekanan darah. Yoga, tai chi, dan bernapas dalam-dalam juga membantu. Teknik-teknik relaksasi harus dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup lainnya, seperti diet dan olahraga.

 

Karena hipertensi dapat brlangsung lama dan agak sulit disembuhkan,ada baiknya sedari tekanan darah masih normal, kita menjaga polahidup dengan baik. Bukannya mencegah lebih baik daripada mengobati,kan? Selamat hidup sehat tanpa hipertensi!

TINGGALKAN KOMENTAR