Facebook Sebagai Ajang Adu Galau

Facebook Sebagai Ajang Adu Galau

BAGIKAN

9 Alasan Mengapa Fesbuker Menjadi Depresi dan Stress
Adu Galau Di Facebook

Kegalauan para facebooker itu bisa terjadi karena beberapa hal, tulisan ini dibuat dalam rangka mengantisipasi, atau sebagai rasa empati kita, dan bahkan sebagai peringatan untuk selalu ikhlas dalam berstatus dan berkomentar, dan jangan sampai Facebook dijadikan sebagai ajang adu galau.

Dan untuk bisa menghindari dari hal hal yang membuat galau dalam berfacebook, hendaknya kita terlebih dahulu mengetahui apa saja sebab yang menjadikan kegalauan dalam berfacebook.

Sedikitnya ada 9 poin sebagai penyebab kegalauan dalam berfacebook menurut laporan team survay kami sebagai berikut:

1) Status statusnya di facebooknya tidak ada lagi yang kasih komentar.

2) Sudah rajin ngasih jempol & komentar di ratusan status, tapi ga ada satupun teman di FBnya yang kasih jempol & komentar di statusnya.

3) Sudah kasih kontes-kontesan berhadiah di statusnya, tetep ga ada satupun teman FBnya yang kasih komentar.

4) Membaca status orang lain yang tulisannya gak penting & hasil copasan tapi banyak dikomentarin oleh puluhan akun. Sedangkan statusnya sudah ditulis dengan penuh hati-hati, banyak riset sana-sini, dan sangat orisinil tetap aja tidak ada yang kasih komentar.

5) Entah kenapa, sudah berkali-kali menyebut dirinya cowo, tetep saja disebut MBAK.

6) Nembak cewe dari FB tapi ditolak mentah-mentah dan ditertawakan teman2 FBnya. Sedih! Terlahir sebagai pecundang. Hatinya Galau, gundah gulana bercampur sedih menyandang predikat jomblonya yg blm terpatahkan rekornya.

7) Salah menulis postingan status. Pengennya menulis sebebas-bebasnya, eh, kebablasan dan malah menyebut kalau dirinya impoten. Woow! Kamu ketahuan.

8) Diajak kopdar. Ketemuan di Plaza Semanggi. Foto-foto. Trus kaget, ketika foto-fotonya diposting, liat gambar dirinya ternyata digigi masih nyangkut sisa sayur bekas makan kemarin siang.

9) Jatuh cinta dengan seorang teman FB wanita. Minta kopdar. Si teman FB wanitanya mau. Ketemuan. Setelah ngobrol sana-sini, ternyata dia sudah bersuami, dan sudah beranak dua pula.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR