Catatan Mbah Lalar : DNA Anak dalam Gendongan Bapak

Catatan Mbah Lalar : DNA Anak dalam Gendongan Bapak

BAGIKAN

gendongSimbah Yaiku Minanurrohman sangat sederhana dalam menjelaskan “menularkan kebaikan” terhadap anak.

Beliau kurang lebih berkata:

“Sak temene anakmu iku wes mbok gendong neng gegermu sak durunge dikandut bojomu lan digendong karo wong liyo” (sesungguhnya anakmu itu sudah kamu gendong di punggungmu sebelum dikandung istrimu dan digendong orang lain).

Anakmu itu selalu ikut kemana kau pergi dan apapun yang kau kerjakan, mereka akan sangat tetpengaruhi oleh aktifitasmu kelak setelah terwujud sebagai manusia, maka jika kau lebih banyak mengerjakan pekerjaan yang baik, anak anakmu itu juga akan mudah melakukan pekerjaan baik, sebab telah terbiasa dengan kondisi dimana mereka masih dalam gendonganmu ketika masih berwujud bibit. Demikian juga sebaliknya.

Memang manusia itu akan dipengaruhi oleh lingkungannya nanti, tetapi jika bibit yang kau gendong telah terbiasa dalam kondisi dan situasi baik karena pengaruh amal amal baikmu, kelak merekapun akan kembali kepada kondisi baik itu ketika bersamamu.

TINGGALKAN KOMENTAR