BERDOA UNTUK ORANG KAFIR

BERDOA UNTUK ORANG KAFIR

BAGIKAN

Hamdalah, Kaligarfi Indah

Berdoa untuk orang Kafir atau Mendoakan orang kafir Dzimmi dalam urusan duniawi seperti kekayaan dan sebagainya adalah BOLEH. Teristimewa kalau dia pernah memberi jasa kepada kita. Adapun berdoa untuk orang kafir demi keselamatan di akhirat BI MA’NA ALKALIMAH adalah HARAM.

Adapun berdoa untuk Orang Kafir dengan maksud untuk keselamatan akhirat dengan sebab masuk Islam,menyadari yang HAQ agar di karuniai ALLOH petunjuk,adalah baik. Bahkan berdoa untuk orang kafir dengan tujuan seperti ini  di contohkan oleh Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.keterangannya tercantum dalam kitab Al-Adzkar Li an-Nawawi pada hamisi Alfutuhaturrobbaniyyah,Juz VI halaman 262-263;

اعلم انه لا يجوز ان يدعي له بالمغفرة وما اشبهها مما لا يقال لكفار لكن يجوز ان يدعي بالهداية وصحة البدن والعافية وشبه ذالك وروينا في كتاب ابن السني عن انس رضي الله عنه قال استسقي النبي صلى الله عليه وسلم فسقاه يهودي فقال له النبي صلى الله عليه وسلم جملك الله فما رأي الشيب حتي مات

“Ketahuilah olehmu bahwasanya tidak boleh BERDOA untuk orang kafir atau mendoakannya dengan ampunan dan sebagainya dari sesuatu yang tidak layak dikatakan untuk orang orang kafir.Tetapi boleh di doakan (berdoa untuk orang kafir) dengan petunjuk,sehat badan,keselamatan dunia,dan yang sejenisnya. Dan kami riwayatkan didalam kitab Ibnu as-Sunni dari Sayyidinaa Anas Rodliyallohu ‘anhu,Ia Berkata,Rosululloh pernah minta air kepada Yahudi,dan Yahudi tersebut memberikannya kepada Beliau,maka Rosululloh pun berkata kepadanya;Jammalakalloh,artinya Semoga Alloh baguskan engkau. Maka Yahudi tersebut tidak melihat uban sampai matinya”.

Adapun terhadap orang orang Mukmin,bukanlah doa yang warid untuk mereka dengan memintakan kekayaan dunia,tetapi menurut apa yang ma’tsur yang di contohkan dalam akhbar dan atase,bahwa mendoakan mereka dengan maghfiroh dari Alloh Ta’aala. Hal ini berbeda dengan Berdoa untuk orang kafir.

BERDOA UNTUK ORANG KAFIR dengan maksud diberi petunjuk oleh Allah tidak juga terdapat dalam  khotbah Jumat,  bahkan dalam khutbah jum’at tidaklah cukup apabila khatib hanya mendoakan mu’minin dan mu’minaat untuk kekayaan dunia saja.Tetapi yang perlu dan utama adalah mendoakan dengan Maghfiroh dan Rohmat,serta kasih sayang Alloh Ta’alaa,atau doa yang berkenaan dengan Ukhrowi.

Sedangkan berdoa untuk orang kafir yang tidak memusuhi kaum muslimin adalah dengan urusan dunia,maka wajarlah jika untuk mereka kita mendoakan kekayaan atau kemewahan duniawi.

TINGGALKAN KOMENTAR