BERDOA MENGHADAP KUBURAN

BERDOA MENGHADAP KUBURAN

BAGIKAN

Sebagaimana telah maklum bahwa doa merupakan salah satu ibadah yang amat agung dalam agama Islam. Allâh telah memotivasi umat manusia untuk memohon pada-Nya dan berjanji untuk mengabulkan permohonan mereka. Namun di lain sisi, Dia telah mensyariatkan berbagai adab dalam berdoa. Di antaranya: menentukan tempat dan waktu pilihan, yang lebih mustajab.

Andaikan berdoa di kuburan merupakan ibadah, mengapa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam tidak mengajarkannya kepada umat? Kenapa pula para salafus salih tidak mempraktikkannya? Tidak ada dalil dari Alquran, maupun hadits sahih yang menunjukkan bahwa kuburan merupakan tempat favorit untuk berdoa. Ditambah dengan begitu banyaknya kitab yang ditulis para ulama guna menjelaskan adab berdoa, tidak ada satupun di antara salafus salih dan ulama yang mu’tabar yang mengatakan disyariatkannya berdoa di kuburan.

Ini menunjukkan bahwa praktik tersebut adalah bid’ah. Andaikan itu baik, niscaya mereka ada di garda terdepan dalam mempraktikkannya.

Demikianlah salah satu artikel di blog blog wahhabi, kebanyakan mereka memuthlakkan haramnya berdoa menghadap kuburan.

Tidak perlu berdalil dah bertele tele untuk meluruskan pemikiran mereka yang melarang berdoa menghadap kuburan, simak analog berikut:

masih suka berdoa dengan menghadap kuburan ya Mbah???  tanya Kang Bangkak sambil mengkerlingkan mata.
emang kenapa sieh kang?
Syirik kok gak ngerasa, sindir Kang Bangkak.
eeh tadi malam saya Berdoa menghadap Istri saya, maksud  saya tengkurep gitu, apakah syirik juga Kang? tanya Mbah 
Lalar balik bertanya……..
Kang Bangkak kethop2, lalu ngomong  sekenanya, bertobatlah karena sesungguhnya dosa Syirik itu gak  terampuni.

Lhoooo, gak terampuni kok di suruh tobat? jwb Mbah Lalar  enteng.

 

Kang Bangkak melet, dan ………….. tes, ilernya ketes

Dan coba kita lihat gambar berikut mereka berdoa menghadap kuburan, dan satu lagi mereka semuanya isbal:
Berdoa dengan menghadap kuburan

8 KOMENTAR

  1. Ha..ha.. G ilmiah banget cuman ngebantah pake gambar doang, emang gambar bisa jadi syariat y, orang yang g sekolah juga bisa asal ngomong, jangan ditunjukin dong kbodohan anda malu saya rasanya

  2. Ulama WAHABI tidak takut sama TUHAN (Allah) tapi hanya takut pada TUANNYA (RAJA SAUDI) buktinya sistem kerajaan seumur hidup tidak ada dalam Al-Qur’an dan Hadits, meraka pada bungkam seribu bahasa tidak berani mengatakan itu Bid’ah Dholalah masuk neraka, sebagaimana mereka tuduhkan kepada Kita (Ahlussunah Waljama’ah) yang ahli bid’ah, mana keikhlasan anda wahai ulama’ wahabi untuk memurnikan Islam kalau sama raja manusia saja takut. Dasar penjilat raja minyak.

  3. Itulah bahayanya Gerakan Keagamaan yang timbul di latarbelakangi karna Politik Pemeliharaan Kekuasaan, jadi semua tujuan gerakan mengerucut demi Kekuasaan seorang Raja bukan demi Allah semata, Semua Orang Tahu Wahabi timbul pada Zaman Raja Arab yang notabene deket dengan Kekuasaan Kerajaan Inggris pada waktu itu posisinya sebagai Penjajah Bangsa Arab, maka senjata yang meraka gunakan adalah dengan mengacak-acak pemikiran keagamaan mereka demi keutuhan kekuasaan, coba lihat buktinya negara2 yang pernah di jajah oleh inggris kemungkinan besar terjadi gerakan2 keagamaan yang aneh2 contohnya di India ada Ahmadiyah, di Irlandia di ciptakan dua kelompok Kristen. SALMAN RUSDY di kejar2 orang Islam gara2 ayat2 Setan larinya ke Inggris, sekarang terbukti kan waktu sekutu menyerang Irak, Saudi ketakutan minta bantuannya ke Sekutu di dalamnya ada Inggris juga, coba sekali-kali Ulama’2 WAHABI itu protes ke Raja Saudi berani nggak? Wahai Raja2 Arab, sistem kerajaan anda adalah ilegal, karna Dalam Al-Qur’an dan Hadits tidak ada yang mengajarkan Pemerintahan itu harus di pimpin oleh Seorang Raja Seumur hidup. wahai para ulama’ WAHABI jangan suka membed’ahkan orang lain padahal dirimu sendiri melakukan kebed’ahan terus menerus dengan mendukung sistem kerajaan dalam dunia Islam.

  4. Kl berdo’a mengahdap kuburan di musyrikan terus gemana nasib orang sholat nanti apa tidak boleh mengahadap ka’bah, apa tau orang WAHABI dari apaan ka’bah itu di bangun, disitu ada batunya juga, gemana pendapatmu yang ngaku orang2 WAHABI saya tunggu jawabanmu

  5. yang saya tau antara mengahadap sama menyembah itu beda jauh, jadi yang menyebabkan orang musyrik itu yang menyembah bukan menghadap, tp nggak tau alasan orang2 WAHABI yang menyamakan arti yang berbeda, ulama2 wahabi pasti suka menghadap raja saudi kl di panggil terus kalau begini apa bedanya sama orang berdoa menghadap kuburan. aneh to pemeikiran orang2 WAHABI. tak masuk akal sehat.

TINGGALKAN KOMENTAR