Berbagai cara saya lakukan agar saya berada dalam hati para Kyai

Berbagai cara saya lakukan agar saya berada dalam hati para Kyai

BAGIKAN

gusmus-dan-zaenal-maarif

warkopmbahlalar.com – Berbagai cara saya lakukan agar saya berada dalam hati para Kyai, dengan tanpa merendahkan martabat para kekasih itu tentunya, karena menyadari kapasitas saya yang belum/tidak mberkahi kepada anak anak saya. Target utamanya bukanlah soal bagaimana agar saya dikenal dan diberkahi saja, tetapi dengan demikian jalan untuk anak anak saya kelak akan sangat terbuka untuk juga dikenal, diterima dan diberkahi oleh mereka dan keturunannya.

Semisal saya titip akik untuk diikut thowafkan (rayu saya) ketika Simbah Guru Yai Cholidien Qosiem ‘umroh yang kedua,karena dengan demikian, itu adalah cara saya mencari cara bagaimana agar nama saya tetap diingat di tempat tempat mustajabah si sana, bukan pada akiknya itu sendiri.

Tidak mengapa jika hari ini saya terkesan “Ngathok” (mencari muka) di hadapan para beliau, seperti orang orang awam pada jaman dahulu yang bisa habis habisan mengeluarkan harta demi harapan anak anaknya kelak menjadi manusia yang diberkahi.

Hari ini saya jalani hidup saya yang sok akrab dengan para Kyai, gawagis dan habaib, saya dan anak anak saya kelak akan tersimpan selalu di hati mereka, dicintai, diperhatikan dan didoakan.

Usaha saya memang tidak seberapa dibanding usaha keras orang orang kuno itu, tetapi dengan harapan yang sama dan cinta yang sama, minimal saya dan anak anak saya akan diikut sertakan dalam munajat mereka walaupun sekali saja dalam hidup mereka, dan itu adalah keberunrungan yang tiada tara.

Ma’asyirol Muslimin wal Muslimat Rohimakumulloh…

Kalian yang berada dirantau telah bersusah payah mudik ke kampung halaman kalian, harta dan tenaga kalian cukuplah menjadi tirakatan untuk mendapatkan berkah hari raya, sempatkan diri anda dan apabila perlu ajak anak istri kalian untuk menyempatkan diri sowan kepada para Kyai, orang orang yang pernah mengajari anda alip bak, yang sering menasehati anda, agar selama hidup anda sesekali mendapat berkah, juga anak anak kalian untuk selamanya.

Saya Zainul Ma’arif beserta keluarga mengucapkan selamat hari raya idul firhri, mohon maaf lahir dan bathin, sertakan nama saya dalam doa kalian agar hidup saya dan keluarga selalu ternaungi berkah kebahagiaan.

(zaenal/niam)

TINGGALKAN KOMENTAR