Bangkitlah NUSANTARAKU

Bangkitlah NUSANTARAKU

BAGIKAN

Nusantara

Orang China adalah bangsa yang fleksibel, mudah berubah dan menyesuaikan diri dengan keadaan bagaimanapun, mereka akan dapat hidup dan mencari makan di manapun mereka berada.Kunci sukses mereka adalah “MENGINGINKAN PERUBAHAN SECARA TOTAL” maka mereka harus hijrah tidak hanya secara fisik saja, mental, jiwa dan pendekatan kepadaNya juga.

Kalian tentu dengan jelas melihat bahwa etnis China sangat menguasai tempat diseluruh Dunia, dimanapun ada sebuah negara atau wilayah, disitu terdapat perkampungan China yang disebut Pecinan.
Mereka hanya punya kepentingan bisnis secara wajar, tidak menerapkan sistem monopoli pada daerah yang mereka kuasai, mereka bukan penjajah dan tidak pernah menjajah, namun kehadirannya selalu membuat iri pribumi dan bahkan internasional.

Dan seperti biasa, kesuksesan mereka akan sangat mempengaruhi lingkungan tempat tinggalnya dan juga kesejahteraan negara tempat asalnya, karena mereka adalah bangsa yang tidak mudah melupakan leluhurnya, mereka adalah contoh bangsa yang cinta tanah Air. Anda bisa saksikan bahasa tanah asal akan dibawa dimanapun mereka berada sampai anak cucunya.

Satu hal yang sangat merugikan kapitalis Internasional, mereka tidak mau diatur, karena mereka memang lebih layak mengatur dengan kejujuran dan kewajaran, mereka bukan orang orang yang takut bersaing secara sehat.

Barat yang sudah sangat terjepit dan kehilangan akal sehatnya, didorong oleh kebencian dan iri hati, maka mereka menciptakan kekacauan dengan perang terselubung agama. pada peristiwa kekacauan lebanon, WNA yang harus dideportasi sampai berpuluh puluh ribu adalah bangsa CHINA. Inilah puncak rahasia keinginan barat yang sebenarnya, bukan soal demokrasi, agama, atau hak asasi manusia.

Sebagai seorang Moslem alangkah lebih baiknya jika kita mencermati ayat ini:

ود كثير من أهل الكتاب لو يردوكم من بعد إيمانكم كفاراً حسدا من عند أنفسهم من بعد ما تبين لهم الحق

“Banyak dari ahli kitab yang suka, seandainya kalian kembali murtad sesudah kalian beriman, karena kedengkian dari dalam dirinya, sesudah jelas adanya Haq”

Ingat ayat ini juga turun ketika Ummat Islam sudah mapan dalam perekonomian, sehingga mereka merasa terancam untuk mampu bersaing, dan ingat pula bahwa bangsa China datang diseluruh dunia bukan dalam rangka mempengaruhi keyakinan pribumi, bagi mereka soal keyakinan adalah soal ia dan leluhurnya, mereka sama sekali tidak punya misionaris keykinan.

Selayaknya kita Ummat Islam dan khususnya Bangsa Nusantara merenungi sabda Nabi Muhammad berikut:

إنه سيصيب أمتي داء الأمم ، قالوا : ما داء الأمم؟ قال : الأشر والبطر والتكاثر والتنافس في الدنيا والتباعد والتحاسد حتى يكون البغي ثم الهرج

“Sesungguhnya akan melanda Ummatku sebuah penyakit Ummat, para Sahabat bertanya, apa itu penyakit Umam? Nabi bersabda: Kepongahan, kesombangan, menumpuk harta, bermewah mewahan dalam hal dunia, saling menjauh, mendengki, sehingga terjadilh pemberontakan dan peperangan”

Anehnya barat menciptakan perang ditengah tengah ummat Islam untuk menyingkirkan saingan bisnisnya atas biaya penguasa negara negara Islam.

Bangkitlah wahai Nusantara, sedikit gunakan akal, kita punya segalanya, emas, migas, perak, timah, uranium, tembaga, besi, hutan, lautan dan ribuan pulau yang menyimpan kekayaan, abaikan mereka yang berusaha mencerai beraikan masyarakat kiya yang komunal. leluhur kita telah memilihkan tempat di Nusantara kita ini untuk kita sendiri, bukan untuk bangsa lain!!!

TINGGALKAN KOMENTAR