Arti 17 Agustus

Arti 17 Agustus

BAGIKAN

Oleh Amrullah karem dengan judul

 

Bismillah….

 

Alhamdulillah.. Berkat rahmat Allah Subhanahu Wata’ala dan didorong dengan keinginan luhur supaya berprikehidupan kebangsaan yang bebas, adil dan makmur maka Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya…

 

Hari ini, 66 tahun silam, 17 Agustus bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan, Soekarno-Hatta atas nama Bangsa Indonesia menyatakan PROKLAMASI KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA…

 

Hari ini, 17 Ramadhan diperingati juga sebagai hari NUZULUL QUR’AN, di turunkannya Al Qur.an tersebut sebagai roh, landasan hidup sumber inspirasi muslimin yang notabene penduduk mayoritas di Negara Republik Indonesia ini. Allah SWT. telah menetapkan bahwa Bangsa Indonesia merdeka dengan UUD 45 dan PANCASILA sebagai Dasar Negara memproklamirkan kemerdekaan bersamaan dengan hari turunnya Al Qur’an sebagai inspirasi dasar dalam menyusun, menata prikehidupan kebangsaan sebuah Negara Republik Indonesia

 

Apapun rekayasa manusia yang ingin merubah NKRI, menjadi bentuk yang lain, jika Allah tidak menghendaki maka pasti tidak akan terjadi..

 

Sejarah telah membuktikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia telah pernah dicoba dirubah dengan Republik Indonesia Serikat, dengan negara-negara bagian didalamnya baik negara bagian itu berbentuk kesultanan Islam atau lainnya, ternyata Allah SWT tetap berkehendak mengembalikan Negara ini menjadi NKRI kembali. Bukan hanya itu, anak bangsa yang ingin mengubah NKRI menjadi DI atau NII yg dipimpin oleh Kartosuwiryo di Jawa Barat atau yang di pimpin oleh Kahar Muzakir di Sulawesi Selatan, jika Allah SWT juga berkehendak, pastilah kini Indonesia sudah menjadi Negara seperti yang diinginkannya. Q.S Al Qashash ayat 68 : ” Wa Robbuka yakhluqu maa yasyaau wayakhtaaru, maakaana lahumul khiyarotu, syubhanaAllahi ya ta’ala ‘ammaa yusyrikuun “. ” Dan Tuhanmu menciptakan dan memilih apa yang Dia kehendaki, Bagi mereka ( manusia ) tidak ada pilihan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan..” kemudian Q.S An-Najm ayat 24-25 : ” Am lil insani ma tamanna, falillahil akhirotu wal uulaa “. ” Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya ?, (tidak) maka milik Allahlah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia “. selanjutnya diayat berikutnya ( 26 ) : ” Wakammin malaki fissamaawati laa tughnii syafa’atuhum syai’an illa min ba’di an ya’zanaAllahu liman yasyaau wayardho..” ” Dan betapa banyak malaikat dilangit, syafaat ( pertolongan ) mereka sedikitpun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan ( dan hanya ) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridhoi ”

 

Jelaslah bahwa berkat rahmat, izin, kehendak dan ridhoNya lah Bangsa ini bisa merdeka juga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan bukan tanpa kebetulan 66 tahun yang lalu yaitu 17 Agustus 1945 bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan seperti sekarang ini di tahun 2011.

 

Hari kemerdekaan di proklanirkan bersamaan dengan peringatan nuzulul Qur’an memiliki ma’na bahwa walaupun NKRI bukan Negara yang mengatas namakan Islam, tetapi didirikan diatas landasan Al Qur’an sebagai pedoman hidup ( QS. Al Jatsiyah : 20 ), sebagai cahaya petunjuk ( QS. Asy Syuura : 52 ), sebagai pembimbing ( QS. Al Kahfi : 2 ), dan banyak pungsi Al Qur’an tersebut..

 

Jadi tidak ada alasan bagi kita bangsa Indonesia untuk tidak bersyukur atas amugrah Allah berupa Kemerdekaan Republik Indonesia dan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut..

 

Disamping itu UUD 45 dan Pancasila sebagai basar negara tidaklah bertentangan dengan Al Qur’an tersebut. Dan jika disuatu ketika ada orang2 yang ingin merubah dasar negara hingga UUD nya menjadi bertentangan dengan Al Qur’an, pastilah saat itu Allah akan menjaganya seperti Allah menjaga dan menurunkan Al Qur’an yg suci.

 

Demikian makalah ini ditulis sebagai sumbangsih seorang anak bangsa memaknai hari kemerdekaan tersebut.

 

Wassalam…

TINGGALKAN KOMENTAR