KALIMAT UTAMA KITAB AL I,TISHOM MENGANDUNG SAYYIDINA

KALIMAT UTAMA KITAB AL I,TISHOM MENGANDUNG SAYYIDINA

BAGIKAN

KITAB AL-I’TISHOM IMAM ASY-SYATHIBI MEMBACA SHOLAWAT YG DIBILANG “BID’AH” DENGAN KATA “SAIYIDINA.”

الاعتصام ـ للشاطبى موافق للمطبوع
المؤلف : أبو إسحاق الشاطبي
دار النشر : المكتبة التجارية الكبرى – مصر
عدد الأجزاء / 2
[ ترقيم الشاملة موافق للمطبوع ]

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله المحمود على كل حال الذي بحمده يستفتح كل أمر ذي بال خالق الخلق لما شاء وميسرهم على وفق علمه وارادته لا على وفق اغراضهم لما سر وساء ومصرفهم بمقتضى القبضتين فمنهم شقي وسعيد وهداهم النجدين فمنهم قريب وبعيد ومسويهم على قبول الإلهامين ففاجر وتقى كما قدر ارزاقهم بالعدل على حكم الطرفين ففقير وغني كل منهم جار على ذلك الأسلوب فلا يعدوه فلو تمالأوا على ان يسدوا ذلك السبق لم يسدوه أو يردوا ذلك الحكم السابق لم ينسخوه ولم يردوه فلا اطلاق لهم على تقييده ولا انفصال ( ولله يسجد من في السماوات والأرض طوعا وكرها وظلالهم بالغدو والآصال )

والصلاة والسلام على سيدنا ومولانا محمد نبي الرحمة وكاشف الغمة الذي نسخت شريعته كل شريعة وشملت دعوته كل أمة فلم يبق لأحد حجة دون حجته ولا استقام لعاقل طريق سوى لأحب محجته وجمعت تحت حكمتها كل معنى مؤتلف فلا يسمع بعد وضعها خلاف مخالف ولا قول مختلف فالسالك سبيلها معدود في الفرقة الناجية والناكب عنها مصدود إلى الفرق المقصره أو الفرق الغالية ( صلى الله عليه وسلم ) وعلى آله وصحبه الذين اهتدوا بشمسه المنيرة واقتفوا آثاره اللائحة وأنواره الواضحة وضوح الظهيرة وفرقوا بصوارم أيديهم وألسنتهم بين كل نفس فاجرة ومبرورة وبين كل حجة بالغه وحجة مبيرة وعلى التابعين لهم على ذلك السبيل وسائر المنتمين إلى ذلك القبيل وسلم تسليما كثيرا

Bismillahirrohmanirrohiim (dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

Segala puji bagi Allah, yang terpuji dalam setiap keadaan, yang dengan nemuji-Nya akan terbukalah segala perkara penting. Dialah pencipta semua nakhluk sebagaimana Dia berkehendak dan yang mcmberikan jalan bagi nereka (makhluk) untuk menjalani kehidupan sesuai dengan pengetahuan Jan kehendak-Nya, tidak dengan kemauan dan tujuan mereka sendiri untuk suatu kesenangan atau keburukan. Dialah yang membolak-balikkan hati mereka di antara dua genggaman; sebagian celaka dan sebagian lainnya berbahagia.

Dialah yang memberi mereka dua petunjuk; sebagian dekat dan sebagian lainnya jauh. Dialah yang menyamaratakan bagi mereka dalam -menerima dua ilham, sebagian membangkang dan sebagian lainnya bertakwa. Dia juga yang telah mengukur rezeki mereka secara adil di atas dua hukum; sebagian miskin dan sebagian lainnya kaya.

Setiap orang berjalan di atas rel dan tatanan yang sudah Dia tentukan, hingga mereka tidak boleh melampauinya. Seandainya mereka bergotong royong untuk membendung ketentuan-Nya, maka mereka tidak akan pemah berhasil membendungnya. Atau jika mereka berusaha menolak hukum-Nya, maka mereka tidak akan pernah berhasil menghapus atau menolaknya. Sungguh, tidak ada kebebasan bagi mereka untuk mengikat atau melepaskannya. “Hanya kepada Allahlah sujud(patuh) segala apa yang di langit dan di bum/, baik dengan kemauan sendiri ataupun secara terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.” (Qs. Ar-Ra’d [13]: 15)

Shalawat dan salam atas baginda dan JUNJUNGAN KITA, Muhammad SAW, Nabi pembawa rahmat bagi umat, dan yang menyingkap tabir kegelapan. Syariatnya telah menghapus semua syariat terdahulu dan panggilannya ditujukan untuk semua umat. Tiada lagi dalil bagi seseorang setelah datang dalil darinya, dan tidak akan lurus jalan pencari jejak kebenaran apabila tidak mencintai jalannya. Telah dikumpulkan di dalam hikmahnya setiap ungkapan yang tersusun, maka tidak terdengar lagi protes dari seorang penentang atau perkataan yang menyangkal setelah datang sabdanya. Yang berjalan mengikuti jejaknya terkumpul dalam al firqah an-najiyah (kelompok yang selamat), sedangkan yang berpaling dari jalannya terkumpul dalam al firqah a/ muqshirah (kelompok yang melampaui batas). Shalawat dan salam diri-Nya atas dirinya, sanak keluarganya, serta sahabat-sahabatnya yang mengikuti jejak cahaya terangnya yang terang-benderang dan mengambil jejaknya yang cemerlang, seterang hari kala siang. Mereka (sahabat) membedakan —dengan kekokohan tangan dan ketajaman lidah mereka— antara jiwa yang jahat dengan jiwa yang baik, dan antara dalil serta bukti yang kuat dengan dalil dan bukti yang lemah. Juga atas semua pengikut mereka yang berjalan di atas jalan itu, dan atas semua orang yang bersandar ke kelompok itu.

SEBAGIAN ORANG YG MENGAKU GOLONGAN YG SELAMAT MENGATAKAN BHW KATA “SAYYIDINA” ITU “BID’AH”, LANTAS BAGAIMANA KEDUDUKAN KITAB DAN PENGARANGNYA DIATAS, APAKAH TERMASUK “AHLUL BID’AH ?”…………………….

Ibnu Mas’ud

  • These pieces really set a starndad in the industry.