April 21, 2014
Home » mozaik » KAJIAN KITAB DURROTUN NASHIHIN (Yg di Nodai Oleh Orang2 Kerdil)

KAJIAN KITAB DURROTUN NASHIHIN (Yg di Nodai Oleh Orang2 Kerdil)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ana menulis artikel ini, karena ada seorang Facebooker yang menganggap sesat Kitab Durrotun Nashihin, ana tidak tahu, apakah dia telah benar-benar telah membaca isi kitab tersebut kemudian menelaahnya dengan seksama, atau hanyalah sekedar TAQLID BUTA pada Abdul Aziz Ibn Baz seorang tokoh wahabi yang menyesatkan kitab ini.Apakah hanya gara-gara Ibn Baz yang tersindir dari isi kitab ini, yaitu tentang hadits tentang tanda-tanda dekat dengan hari kiamat, yakni kata-kata “suara orang fasik berkumandang di beberapa masjid” kemudian karena tersindir akhirnya berani menyesatkan kitab Durrotun Nashihin ini, dengan harapan umat Islam menjadi kabur/ragu-ragu dengan kebenaran yang ada, yang akhirnya mudah disesatkan.Tapi ana dengan jujur dan berani “MENOLAK PENDAPAT ABDUL AZIZ IBN BAZ YANG MENYESATKAN KITAB DURROTUNNASHIHIN”

 

Beredarnya aliran sesat yang menjamur di negeri ini, adalah bukti bahwa ulama-ulama kita mulai habis dan berganti dengan ulama-ulama produk akhir zaman, dimana misi mereka berlawanan dengan konsep ulama-ulama dahulu, ulama dulu zuhud, sementara saat ini hubbud dunya, ulama dahulu tawadlu’, ulama sekarang banyak yang congkak, ulama dahulu banyak menulis, ulama sekarang hanya banyak omong. dst.

 

Ada sebuah kajian menarik dari kitab durrotun nasihin, Nabi bersabda : Tanda-tanda dekat dengan hari Kiamat adalah: Barang-barang dagangan di pasar tidak laku, tanah dan tanaman kering karena kurang air hujan, umpat-mengumpat sesama ummat adalah berita harian, riba menjalar menjadi adat kebiasaan, anak-anak zina begitu tampak, orang yang berharta menjadi mulia dan terpandang besar, suara orang fasik berkumandang di beberapa masjid, pelaku kejahatan lebih nampak dibanding pelaku kebenaran dan kebaikan.

 

Barang dagangan di pasar tidak laku : disebabkan terjadinya monopoli perdagangan oleh pihak-pihak tertentu sehingga orang-orang menengah kebawah yang berjualan di pasar sulit untuk mendapatkan untung, perhatikan saja di sekitar kita, dan kita sudah terjebak dalam sistem yang mereka buat, salah satunya tren belanja di mall, di mini market atau super market.

 

Tanah dan tanaman kering karena jarang hujan : Beberapa negara mulai membuat benih-benih hujan, mungkin karena dunia kita mengalami pemanasan global jadi hujan enggan ke bumi, sementara bumi kita dipenuhi dengan gedung-gedung kaca.

 

Umpat-mengumpat : kita hampir tiap hari menikmati hal demikian baik dalam segi politik, keagamaan, ataupun ras.

 

Riba menjalar dan menjadi budaya : banyak masyarakat kita stres karena konsep riba yang menjalar dan tak terkontrol, beberapa orang pernah penulis tanya, bahwa orang yang berhutang satu juta, dalam satu bulan harus mengembalikan satu juta empat ratus ribu rupiah. Pembaca bisa bayangkan betapa riba memang merugikan, namun anehnya hal itu menjalar menjadi budaya.

 

Anak-anak zina begitu tampak : Tampaknya anak-anak tidak jelas orang tuanya, dan begitu tampak dimuka bumi ini, maka tak ayal jika terjadi pernikahan antar saudara tunggal gen akibat gelapnya identitas orang tua mereka.

 

Orang berharta menjadi mulia : kita dengan mudah melihat fakta saat ini banyak orang berharta mampu mengatur para penegak hukum, begitu mulianya orang berharta itu. Beberapa ulama pun banyak yang mengikuti metode ini dalam meraih kemuliaan dan kehormatan, bukan lagi dengan ilmu dan kesholehan.

 

Suara orang fasik berkumandang di Masjid-masjid : banyak para mubaligh karbitan yang yaquluna ma la yaf’alun, berbicara soal kebaikan namun dia sendiri tak melakukan.

 

Pelaku kejahatan lebih nampak dibanding pelaku kebenaran dan kebaikan : sekarang kita bisa menyaksikan dalam berita atau sekitar kita, sekarang kejahatan sudah merajalela, baik dalam skala kecil maupun besar, bahkan pihak yang menangkap penjahat pun bisa menjadi penjahat juga, terasa aneh memang zaman akhir.

 

Begitulah sedikit uraian dari beberapa catatan dalam kitab durrotun nasihin, ada lagi sebuah hadits Nabi yang ana rasa saat ini telah terjadi, yang menohok kita semua, membuat ana “merasa sedih”, inilah haditsnya :

 

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Tholib ra. Bahwa Rosulullah bersabda : Akan tiba suatu masa dimana tiada tersisa dari Islam kecuali namanya, dari agama kecuali ritualnya, dari qur’an kecuali darusannya, Masjid-masjid di bangun namun kosong dari dzikir, yang paling jahat pada zaman itu adalah ulama’nya. Dari mereka fitnah timbul dan kepada mereka fitnah kembali. Itu adalah tanda-tanda Kiamat.

 

Ya Allah, bagaimana kami bisa mengetahui ulama yang baik dan ulama yang jahat? Sementara indera kami terbatas pada yang tampak saja. kami tidak mampu melihat niat para Ulama’ di sekitar kami

 

Ya Allah, semoga engkau hindarkan kami semua dari Ulama’ – Ulama’ yang menyebarkan fitnah sebagaimana yang tergambar jelas dari hadits Rasulullah….Aamiin Allaahumma Aamiin

 

semoga dengan sedikit kajian ini, tidak ada di antara kita yang menganggap kitab Durrotun Nashihih adalah kitab yang sesat, sebagaimana pemahaman orang-orang yang masih buta akan kebenaran

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>