July 24, 2014
Home » Berita » RODJA SANG THOGHUT SESAT DAN MENYESATKAN

RODJA SANG THOGHUT SESAT DAN MENYESATKAN

Rodja Sang Thoghut

Dasar naluri Manusia itu menyadari tidak akan pernah bisa hidup sendiri, manusia harus mempertahankan hidup, menyikapi alam, mencita citakan perubahan dan lain lainnya  secara bersama sama, maka sebagai wujud dari semua itu,  kelompok, klan, komunitas, suku, sudah ada sejak zaman  manusia primitif. Sayang pada zaman itu memang belum ada teknologi seperti Radio Rodja yang cukup meresahkan kaum Muslimin dan dianggap sesat oleh Salafi yang lain.

 

Seiring perkembangan daya nalar manusia, terbentuklah Kerajaan, Bangsa dan Negara. Namun sekecill apapun sebuah Negara tidak akan pernah terwujud tanpa melalui kebersamaan itu, Sebuah negara haruslah terproses dari kebersamaan, komunitas,  jama’ah, organisasi walaupun dengan cara yang paling sederhana sekalipun. Dan sebuah organisasi tidaklah harus menjadi sebuah Kerajaan, atau Negara. Tidak ketinggalan pula sarana dan prasana yang terus mengikuti perkembangan zaman seperti Stasiun Radio dan TV semisal Rodja yang dianggap sesat oleh sebagian salafi yang lain.

 

Organisasi yang pertama kali didirikan Oleh Rosulullah adalah ” Muhajirin “, Beliau telah mampu mengorganisir para Sahabat kampungnya untuk berhijrah melalui kelompok kelompok kecil. Kemudian setelah sampai pada Negri tujuan, terbentuklah Organisasi baru bernama ” ANSHOR”, lalu keduanya diorganisir kembali kedalam kesatuan dan persaudaraa Islam dengan tanpa menghapus identitas masing masing. Zaman terus berkembang, dan sebagian salafi telah mengembangkan dan memanfatkan perkembangan itu dengan mendirikan stasiun Radio dan TV Rodja yang dianggap sebagi Thghut oleh Salafi yang lain.

 

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS Ash Shaff 4)

 

Bagaimana bisa menjadi barisan yang teratur, jika tidak ada yang mengatur dan diatur, dan untuk mewujudkan keteraturan itu ada yang namanya pemimpin dan yang dipimpin, dan ada yang namanya aturan, adanya aturan tidak mungkin wujud tanpa adanya persetujuan, musyawarah, dialog yang diorganisir. Hal ini berlaku dalam bentuk apa saja, pendidikan, politik, swadaya, perdagangan, sarana komunikasi seperti Rodja yang dianggap Thoghut dll.

 

Maka bisa disimpulkan bahwa orang yang meremehkan keberadaan organisasi Islam, terlepas ia berdiri atas keinginan berjuang yang tulus atau hanya demi proposal, maka orang yang meremehkan tersebut akan sangat merugikan Islam itu sendiri. Atau sengaja bertujuan untuk meniadakan kontrol komunitasnya dari pihak lain. Salah satu yang menjadi korban pelecehannya adalah Radio atau TV Rodja yang dikatakan sebagai Thoghut.

Bahkan dengan modal fatwa seorang Syaikhnya yang sangat tidak mendukung keberadaan sebuah organisasi, seorang salafi benar benar benar gelap mata menyikapi perkembangan dan kebutuhan zaman. Ia katakana Rodja adalah Thoghut.

 

Silahkan anda lihat komentar dibawah ini:

 

 

 

ALLOHUKABAR !!!

 

BENDA MATI THOGUT RADIO RODJA MEMBAWA MALAPETAKA

 

KAMI TIDAK AKAN MENYEMBAH RADIO RODJA

 

RADIO RODJA BENDA MATI TIDAK MENDATANGKAN MUDARAT DAN MAMFAAT BAGI KAMI APALAGI HIDAYAH

 

BAGI KAMI RADIO RODJA ADALAH BERHALA !!!

 

KAMI HANYA MENYEMBAH ALLOH AZZA WA JALLA !!!

 

 

LAA !!!

 

KUBURAN DAN BENDA MATI RADIO RODJA

 

TIDAK AKAN MERUBAH SESEORANG MUSLIM MENJADI BAIK !!!

 

 

 

Fatwa: asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholi waffaqahulloh ~ Yayasan Sarana Perpecahan ~

DES 15

 

جديد :ماحكم إنشاء الجمعيات الخيرية لكي يقوم الإخوة في تونس من خلالها باستقدام المشايخ وإقامة الدروس والدورات العلمية ؟ … للامام ربيع

الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين ، وبعد ؛

 

فقد كنتُ في زيارة إلى فضيلة الشيخ الوالد ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله تعالى في مساء يوم الإثنين 15 شعبان 1432 هــ ، وكان من ضمن ما وجَّهتُه إلى فضيلته من الأسئلة ؛ السؤال عن حكم إنشاء الجمعيات الخيرية لكي يقوم الإخوة في تونس من خلالها باستقدام المشايخ وإقامة الدروس والدورات العلمية ؟

فأجاب حفظه الله تعالى :

 

(أنا أرى أنَّ الجمعيات تُفَرِّق السلفيين ، وأنها من أسباب التحزُّب ، ونصيحتي لهم بأن يبتعدوا عن الجمعيات ، وأن يطلبوا العلم في المساجد ، وأن يتركوا الجمعيات ، ولا أرى أن يدخلوا في الجمعيات .

وإذا لم يستطيعوا إلقاء الدروس في المساجد ، فعليهم بتعلُّم العلم في بيوتهم ) انتهى جوابه حفظه الله تعالى .

 

ثم سألتُه عن إنشاء المراكز العلمية لنفس الغاية ؟

 

فأجاب : (يُقيمون الدروس في المساجد – بارك الله فيك – ، عليهم بإقامة الدروس في المساجد) . انتهى جوابه حفظه الله.

 

فنسأل الله تعالى لإخواننا في تونس أن يُهَيَّأَ أمرُ رشدٍ وصلاح ، وأن يُوَفِّقهم للأخذ بكلام العلماء ، فإنَّ فيه الخير والنور والهداية والسداد .

 

والله أعلى وأعلم

وصلى الله وسلم على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين

حامد بن خميس بن ربيع الجنيبي

1 رمضان 1432 هـــ

 

http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=30960

 

Fatwa: asy-Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkholiwaffaqahulloh

~ Yayasan Sarana Perpecahan ~

Segala puji bagi Alloh , salam dan salawat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad -shallallahu ‘alayhi wasallam, keluarga-nya serta seluruh sahabat-nya.

 

Kemudian setelah itu , sungguh saya telah berkunjung kepada Syaikh dan orang tua kita yang mulia Robi’ ibni Hadi Umair Al-Madhkoly -semoga Alloh menjaganya- bertepatan pada hari Senin sore tanggal 15 Sya’ban 1432 H dan diantara pertanyaan yang saya ajukan kepada beliau adalah :

 

Apa hukum mendirikan yayasan-yayasan sosial , agar saudara-saudara salafiyyun di Tunisia dapat mendatangkan para ulama untuk melakukan proses pelajaran dan daurah ilmiyyah melalui yayasan-yayasan tersebut ?

 

Maka beliaupun menjawab :

 

Saya berpendapat , sesungguhnya yayasan adalah salah satu penyebab terpecah-belahnya salafiyyun dan munculnya kelompok-kelompok hizby , maka saya nasehatkan agar menjauhkan diri dari yayasan-yayasan tersebut , dan sebaiknya mereka menuntut ilmu dimesjid-mesjid dan saya melihat tidak bolehnya mereka bergabung dalam yayasan tersebut. ( Apabila mereka tidak mampu menjalankan proses belajar-mengajar di mesjid maka bagi mereka untuk belajar dirumah-rumah mereka )¹ , selesai jawaban beliau.

 

Kemudian saya bertanya kepada beliau : Apa hukum mendirikan pondok pesantren sebagai pusat menuntut ilmu dibawah naungan yayasan ?

 

Maka beliau menjawab :

Hendaknya mereka ,melaksanakan proses belajar mengajar dimesjid-mesjid – semoga Alloh memberikan keberkahan padamu- , selesai jawaban beliau.

 

Maka kita memohon kepada Alloh Subhanahu wa ta’ala untuk saudara-saudara kita di Tunisia agar Alloh memberikan kepada mereka petunjuk dan kebaikan , dan semoga Alloh memberikan taufiq untuk mengambil ucapan para ulama karena didalamnya ada kebaikan , petunjuk , cahaya dan kebenaran.

 

Dan Alloh-lah yang Maha Tinggi lagi Maha Mengetahui , salam dan salawat senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad , keluarganya dan para sahabat-nya

 

Ditulis oleh :

Hamid ibnu Khamis ibnu Robi’ Al-Junaiby

1 Ramadhan 1432H

Inilah fakta bahwa dalam Salafi terdapat perselisihan yang tajam dan fatal, betapa Radio Rodja yang telah merusak citra damai dakwah nusantara itu dihujat sendiri oleh Salafi sendiri.

One comment

  1. assalamualaikum wr wb , wahai saudara2ku kaum muslimin & musilamt . marilah kita bertaubat kepada Allah SWT dengan taubatan nasuha , akan fikir dan perbuatan kita yg kita lakukan se hari2 yg telah melanggar aturan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW . bukankan kita semua ini adalah umat Nabi Muhammad SAW , pernahkah kita mendengar satu patah katapun yg keluar dari lisan Nabi kita SAW kata2 yg menyakitkan hati orang lain ? bahkan Nabipun tidak pernah sekalipun berkata kasar kepada pembantunya walaupun sang pembantu telah membuat kesalahan , bukankah Nabi kita SAW pernah menasihati kita bahwa kita ; janganlah kalian saling berbantah2an nanti kekuatan kalian akan hilang . kalau kita saling berbantah2an pastilah akan terpecah belah , dan siapakah yang beruntung , pastilah musuh2 Islam yang sampai detik ini terus membangun kekuatan dengan ilmu & tehnologi modernnya untuk menghancur leburkan , bahkan tujuan akhirnya adalah melenyapkan Islam dari muka bumi ini. Marilah kita instropeksi diri dan bertanya siapakah aku ini ,dan untuk apa sebenarnya aku diciptakan didunia ini ? Lalu untuk apa niat kita untuk hidup di buminya Allah SWT , dan untuk apa kita menjadi orang Islam ? apakah untuk pamer ilmu , popularitas didunia yg banyak tipuan ini . Maaf ya saudara2ku aku tidak sedang menasihati kalian2 tapi sekedar mencoba mengingatkan agar jangan sampai syaiton laknatullah dapat dengan bebas & leluasa menggoda kita untuk mengikuti jalannya menuju neraka jahanam . sekali lagi maaf akan tulisan dari ikhwan kalian yg fakir ilmu ini , marilah kita saling berdoa untuk kita2 yg awam & juga saudara2 kita yg ilmunya banyak agar tidak suka berbantah2an walaupun dengan ilmu agama , apalagi dengan emosional , yg pada akihrnya akan merugikan kita semua & Islam itu sendiri . assalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>